Niat Berobat ke Rinjani, Pria Ini Malah Temui Ajal

EVAKUASI: Jenazah Sardin setelah dievakuasi turun dari Danau Segara Anak menuju Puskesmas Sembalun.

SELONG
-- Sardin mengembuskan nafas terakhir. Ia meninggal dalam perjalanan dievakuasi yang dilakukan petugas Balai Taman Nasional Gunung Rinjani, Minggu (13/6) sore.

Pria berusia 46 tahun dievakuasi setelah mengeluhkan kondisinya yang lemas dan kaku. Kondisi itu dialami saat berendam di air panas (belerang) yang ada di kawasan Danau Segara Anak.

Sedianya Sardin yang beralamat di Dusun Pansor, Desa Sesaot, Kecamatan Kayangan Lombok Utara ini masuk lewat Resort Senaru. Ia mengambil jalur Torean menuju Danau Segara Anak.

Sardin tak sendiri dalam perjalanan itu. Setidaknya ada 17 orang dalam rombongan tersebut.

"Kalau penuturan kakak korban, Sardin berniat ke Danau Segara Anak untuk berobat. Yang bersangkutan sakit gatal-gatal pada kulitnya," ucap Kepala Resort TNGR Sembalun, Taufiqurrahman kepada JEJAK LOMBOK.

Proses evakuasi Sardin disebutnya berlangsung sekitar pukul 17.00 Wita. Ia dievakuasi oleh petugas dari Resort Senaru dan mengambil jalur turun lewat Resort Sembalun.

Sardin disebutnya baru benar-benar mengembuskan nafas terakhir antara jalur pendakian Danau Segara Anak menuju jembatan yang berada di jalur Sembalun.

Dari pemeriksaan petugas, Sardin check in menuju Rinjani pada tanggal 10 Juni kemarin.

Setiba di Sembalun, tepatnya di Desa Sajang, mayat yang bersangkutan langsung dilarikan menuju Puskesmas terdekat.

Hingga berita ini diturunkan, otoritas Balai TNGR belum mengetahui persis penyebab kematiannya. Pihaknya baru bisa memastikan penyebab kematian setelah ada keterangan dari dokter. (jl)

Posting Komentar

0 Komentar