Iklan

terkini

Harga Cabai Melonjak, Kadis Perdagangan Lotim Sebut Itu Wajar

Jejak Lombok
Saturday, February 21, 2026, Saturday, February 21, 2026 WIB Last Updated 2026-02-21T00:41:39Z


jejaklombok.com-- Hari kedua ramadhan, harga komoditas cabai rawit di Lombok Timur melonjak hingga mencapai Rp 120 ribu perkilogram.


Terhadap kondisi itu, Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Lombok Timur, H. Hadi Fathurrahman menyampaikan, terjadinya lonjakan harga pada bulan suci ramadhan merupakan hal yang wajar.


"Lonjakan harga ini jangan kita artikan sebagai sesuatu yang luar biasa, karena saat momentum seperti ini mulailah hukum pasar itu berlaku," ungkapnya kepada wartawan jejaklombok.com di ruang kerjanya, jum'at (20/2).


Dia menjelaskan, kenaikan harga pada bulan ramadhan biasanya dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya intensitas pasar yang tinggi.


Banyaknya pembeli, terangnya, dapat mempengaruhi kenaikan harga. Hal itu sesuai dengan hukum jual beli.


"Ketika pasar ramai pembeli, mulailah pedagang berhitung," ungkapnya.


Dia tidak menafikan, beberapa komoditas mengalami kenaikan harga. Namun yang paling tinggi ialah komoditas cabai rawit.


Kenaikan harga komoditas ini disebut menjadi perhatian khusus pemerintah daerah hingga pusat.

Karena itu, ia menegaskan pemerintah tidak boleh berdiam diri dengan kondisi tersebut.


Melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), jelasnya, pemerintah daerah melakukan tindakan antisipatif dan persuasif.


"Kita dari pemerintah daerah sudah melakukan operasi pasar dan bekerjasama dengan lembaga champion cabe guna mengimbangi harga, pasaran" ungkapnya.


"Dengan demikian, masyarakat dapat membeli dengan harga yang terjangkau, karena harga yang kita menjual di bawah harga pasar," imbuhnya.


Dia berharap kedepan masyarakat dapat memanfaatkan halaman rumah untuk menanam cabai sehingga tidak selalu bergantung pada pasar. (Jl)

 

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Harga Cabai Melonjak, Kadis Perdagangan Lotim Sebut Itu Wajar

Terkini

Iklan