728x90

ad

Kondisi Jalan di Pesugulan Dikeluhkan Wisatawan

PRIHATIN: Akses jalan menuju lokasi wisata di Duaun Erot, Bebidas kondisinya memprihatinkan.

SELONG
--Geliat pariwisata Lombok Timur terus terasa. Sejak dayanoaoar pandemi virus Corona melemah, tidak sedikit warga yang berbondong-bondong menghabiskan waktu berlibur.

Salah satu destinasi favorit tujuan wisata yakni kawasan Sembalun. Hanya saja, akses jalan menuju kawasan ini, terutama dari Pesugulan tidak sedikit dikeluhkan.

Salah satunya di Peseugulan, Dusun Erot, Desa Bebidas, Kecamatan Wanasaba, Lombok Timur misalnya. Jalan sepanjang 1,5 kilometer di ujung uatara itu masih berdebu dan licin.

Ketua Pokdarwis Bebidas, Chandra Susanto mengakui hal itu. Menurutnya warga setempat merasa terisolir lantaran jalan yang disebutnya masih tak layak untuk dilalui.

"Jelas jalan menuju ke sana sangat blum layak," kata Chandra Susanto, saat dihubungi JEJAK LOMBOK, Jum'at (20/11).

Jalan tersebut, lanjutnya, dilewati setidaknya 80 kepala keluarga. Padahal, jalan itu merupakan satu-satunya akses yang dapat dilalui oleh warga setempat ketika beraktivitas.

Tak hanya itu, jalan itu juga dilalui oleh anak-anak yang tengah menempuh sekolah. Saat melalui jalan tersebut, tak jarang membuat seragam mereka kotor sebelum sampai sekolah.

Di tempat itu juga, terang Chandra, salah satu jalur ke lokasi destinasi pendakian Bukit Kondo yang saat ini sedang tersohor. Jalan itu juga penghubung tempat wisata lainnya seperti homestay, flying fox, dan berapa kedai.

"Malah di tempat itu makanannya disukai banget sama orang," ujarnya.

Jalan tersebut, bebernya, termasuk jalan berdebu jika musim panas tiba. Terlebih lagi memasuki musim hujan, jalan tersebut berubah menjadi becek dan licin.

Buntutnya ia sering menemukan wisatawan terjatuh akibat jalan yang begitu licin. Menurutnya, wisatawan jarang yang berani, terlebih pengunjung yang berasal dari luar.

"Saya sendiri beberapa kali menemukan wisatawan yang jatuh kemudian dibantu. Namun di sini kita tidak hanya berbicara kepentingan wisatawan saja tapi juga masyarakat setempat dan adik-adik kita yg sekolah," ucapnya. (sy)

Posting Komentar

0 Komentar