jejaklombok.com -- Nusa Medica Clinic Sembalun kembali menunjukkan kesiapsiagaan dalam memberikan pelayanan medis darurat.
Hal itu dibuktikan dengan melakukan evakuasi medis menggunakan helikopter terhadap seorang pasien warga negara asing (WNA) pada Sabtu (8/8).
Pasien berinisial AC, seorang perempuan berkewarganegaraan Italia, datang ke Nusa Medica Clinic Sembalun dengan keluhan utama demam tinggi disertai batuk berdahak.
Berdasarkan hasil pemeriksaan dan evaluasi awal oleh tim medis, pasien dicurigai mengalami infeksi saluran pernapasan bawah dengan kemungkinan pneumonia (infeksi paru-paru).
Setelah dilakukan penilaian kondisi klinis, pasien dinyatakan membutuhkan penanganan lanjutan oleh dokter spesialis serta fasilitas perawatan yang lebih lengkap.
Keputusan untuk melakukan medical evacuation (medevac) dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi pasien, kebutuhan rawat inap, keterbatasan fasilitas diagnostik di area Sembalun, termasuk belum tersedianya fasilitas pemeriksaan penunjang seperti X-ray, serta jarak tempuh menuju rumah sakit rujukan yang cukup jauh.
Proses evakuasi dilakukan melalui koordinasi antara tim medis Nusa Medica Clinic Sembalun dan layanan evakuasi udara.
Pasien dievakuasi menggunakan helikopter menuju In Medica Hospital Bali untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan lanjutan oleh tim dokter spesialis.
Dokter Rifaldin, selaku dokter yang menangani pasien, menyampaikan bahwa kondisi pasien dalam keadaan stabil saat proses evaluasi dan persiapan evakuasi dilakukan.
"Keputusan evakuasi medis dilakukan sebagai langkah preventif agar pasien mendapatkan akses terhadap fasilitas kesehatan yang lebih lengkap dan penanganan spesialis secara optimal. Selama proses persiapan hingga keberangkatan, kondisi pasien terpantau stabil,"ujar dr. Rifaldin.
Nusa Medica Clinic Sembalun berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan kesehatan yang cepat, aman, dan profesional, termasuk mendukung kebutuhan wisatawan domestik maupun internasional yang membutuhkan penanganan medis selama berada di wilayah Lombok.
Dengan adanya koordinasi yang baik antara fasilitas kesehatan, tim medis, dan layanan evakuasi, pasien dapat memperoleh akses pelayanan kesehatan lanjutan secara tepat waktu.(jl)


