Jejak Terkini

Terkenal Indah, Padak Goar Ditetapkan sebagai Kampung Bahari

PELUNCURAN: Desa Padak Goar Kecamatan Sambalia ditetapkan sebagai Kampung Bahari dan Dewi Bahari di kawasan pesisir Indonesia Timur.

SELONG
-- Potensi keindahan wisata laut di kawasan wisata Desa Padak Goar sudah tidak diragukan lagi. Setidaknya keindahan Gili Kondo, Gili Petagan dan Gili Bidara sanggup menawan pengunjung dengan pemandangannya.

Desa yang terletak di Kecamatan Sambalia, Lombok Timur ini sedianya tidak saja memiliki keindahan laut. Di kawasan ini juga terkenal dengan kekayaan aneka ragam hayati dan biota lautnya.

Tak heran jika wilayah ini menjadi salah satu yang terpilih sebagai Dewi Bahari dan Kampung Bahari Nusantara. Status ini ditetapkan, Sabtu (25/9), oleh Direktur Jasa Kelautan KKP.

Saat peresmian kawasan itu nampak hadir, Dirjen PRL KKP beserta rombongan. Ada juga Komandan Pangkalan Angkatan Laut NTB, Kepala Dinas Kelautan Perikanan NTB, Bupati Lombok Timur, Kadispar Lombok Barat, Kadispar Lombok Timur serta sejumlah pihak lainnya.

Kegiatan tersebut diselenggarakan di Pos Keamanan Angkatan Laut Selat Alas, Pantai Kondo Padak Goar, Sambalia. Sebelum kegiatan di mulai, Dirjen berserta rombongan melihat langsung keindahan Gili Kondo.

"Potensi wisata bahari di kawasan Timur Indonesia sangat luar biasa, termasuk di wilayah NTB, khusus di Lombok Timur," ucap Direktur Jasa Kelautan KKP,  Miftahul Huda.

Lantaran itu, dirinya berharap dengan pengembangan wisata bahari seperti di wilayah tersebut, dapat menjaga dan memperbaiki ekosistem. Selain itu, bisa mendatangkan wisatawan dan meningkatkan ekonomi masyarakat desa.

Setelah melalui proses seleksi dan penilaian, terangnya, kawasan tersebut berhasil menjadi salah satu penerima bantuan pengembangan Dewi Bahari dan Kampung Bahari Nusantara di kawasan pesisir Lombok. 

"Keberhasilan ini tentunya menjadi suatu kebanggan bagi masyarakat Pulau Lombok pada umumnya dan Lombok Timur pada khususnya," ujarnya.

Sementara itu, Dirjen PRL KKP, Dr Panuji Lestari berharap, Pemkab Lombok Timur beserta jajaran dan masyarakat sekitar dapat menjaga aset bantuan yang telah diberikan. Tujuannya agar betul-betul dinikmati dan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. 

"Saya berharap supaya semua lini melakukan sinergi dalam mengembangkan Dewi Bahari dan menghindari terjadinya konflik antara masyarakat dan pihak pemerintah," harapnya.

Dalam kegiatan itu, Dirjen PRL KKP menyerahkan bantuan kepada pengelola wisata bahari di Pulau Lombok. Untuk pengelola desa wisata Lotim sebesar Rp 358. 856. 500. Bantuan itu langsung diserahkan oleh Bupati Lotim kepada Kepala Desa Padak Goar.

Bupati Lombok Timur, HM Sukiman Azmy mengaku menyambut gembira atas diresmikannya Dewi Bahari dan Kampung Bahari Nusantara di desa itu.

"Kami merasa bangga dan mengucapkan terimakasih yang tulus kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan atas bantuannya kepada daerah kami dengan pengembangan Wisata Bahari dan Kampung Bahari Nusantara ini," ucap Sukiman. (kin)

Posting Komentar

0 Komentar