Jejak Terkini

Vaksinasi di Tuwa Kawa Diwarnai Insiden Takut Jarum Suntik

VAKSINASI: Para peserta vaksin saat disuntik vaksin oleh vaksinator dari RSUP NTB.

MATARAM
-- Vaksinasi Covid-19 berlangsung di kedai kopi Tuwa Kawa, Rabu (18/8). Vaksinasi yang berlangsung sekitar pukul 09.00 Wita ini diinisiasi RSUP NTB, Tuwa Kawa dan M16.

Nampak sebelum proses vaksinasi dimulai, pihak panitia membimbing para peserta mengisi formulir. Antusiasme peserta sangat terlihat selam proses vaksinasi berlangsung.

"Alhamdulilah peserta sangat antusias. Buktinya, banyak peserta mendatangi lokasi vaksinasi sesuai protokol kesehatan," kata Ketua Panitia Vaksinasi M16, L Athar Fathullah disela-sela acara vaksinasi. 

Kegiatan vaksinasi disebutnya salah bentuk dukungan M16 mempercepat proses herd immunity untuk menyambut gelaran motoGP. Selain itu, M16 mendorong agar masyarakat di NTB tidak ragu dan takut dengan program vaksinasi agar pandemi covid 19 bisa segera teratasi.

"M16 akan terus mengampanyekan pentingnya vaksinasi untuk mempercepat herd immunity," imbuh Athar yang juga sekretaris M16. 

Sementara itu, salah satu peserta vaksinasi  Eksekutif Daerah Walhi NTB, Murdani menyambut baik bakti sosial vaksinasi ini. Ia menilai langkah ini sebagai bentuk kepedulian civil society di NTB dalam mendukung pencegahan perluasan covid 19. 

"Saya hari ini mengikuti vaksinasi karena ingin melindungi diri sendiri maupun masyarakat agar tidak terkena dampak dari covid 19," ujarnya. 

Salah satu Komisioner Bawaslu NTB , Suhardie dan Kasi Pendidikan Agama Islam dan Keagamaan Islam , H Nasrullah beserta puteranya tampak mengikuti kegiatan vaksinasi. Bahkan mereka tampak akrab dengan peserta lain sebelum mendapat giliran divaksin. 

"Saya senang dengan setting panggung vaksinasi yang digelar M16 dan Tuwa Kawa yang diselingi hiburan dan tidak mengesankan suasana kaku," nilainya.

Ketua APKLI NTB , Abdul Majid mengatakan, dirinya termotivasi mengikuti kegiatan vaksinasi M16 karena banyak teman-teman aktivis dan jurnalis antusias menyambut acara ini. 

"Awalnya saya belum percaya diri ikut vaksinasi. Tapi begitu melihat teman aktivis ikut vaksinasi , saya jadi mau ikut juga," kata Majid. 

Ketua Pelaksana Vaksinasi RSUP NTB, dr Yuti Dwi Suharyani menyambut baik gelaran vaksinasi yang digelar M16, Tuwa Kawa dan RSUP NTB. Langkah ini penting agar herd immunity segera terwujud. 

Selain itu, dia menginformasi guna mempercepat proses vaksinasi saat ini pihak RSUP sedang mengadakan program mobile vaksin. 

"Pihak RSUP siap melayani permintaan secara kolektif masyarakat yang ingin divaksin," imbuhnya. 

Sementara itu, disela-sela kegiatan vaksinasi ini sempat terjadi insiden kecil takut jarum suntik. Yakni saat seorang peserta bernama Murdan Jaya saat hendak disuntik vaksin terlihat gemetaran dan keluar keringat. 

Sejurus kemudian Murdan Jaya tidak mau disuntik karena kondisinya tidak stabil.  Melihat hal tersebut tenaga kesehatan tidak jadi menyuntikan vaksin. 

Setelah diyakinkan kembali panitia akhirnya Murdan Jaya bersedia disuntik vaksin.

"Ternyata tidak terasa sakit disuntik vaksin covid 19. Tahu begini saya dari kemarin ikut vaksinasi. Tidak perlu jauh jauh datang kemataram," ujar Murdan sesaat setelah divaksin. 

Direktur M16, Bambang Mei Finarwanto menambahkan untuk vaksinasi tahap pertama ini diikuti 100 peserta dari berbagai kalangan, khususnya kalangan aktivis , jurnalis dan seniman.   

"Untuk vaksinasi tahap kedua akan dilangsungkan tanggal 15 September 2021 bertempat di Coffee and Roastery Tuwa Kawa," tandasnya. (jl)

Posting Komentar

0 Komentar