Jejak Terkini

Residivis Ini Bobol Konter HP, Kotak Amal Juga Diembat

RINGKUS: FS diringkus setelah diketahui sebagai aktor pembobolan konter HP di Rumak.

GERUNG
-- Sebuah konter HP di kompleks pertokoan Dusun Rumak Barat Utara Desa Rumak Kecamatan Kediri Lombok Barat, dibobol maling. Alhasil barang-barang berharga di dalamnya ludes digasak.

Modus pencurian ini dengan membuka rolling door konter tersebut. Rolling door dibuka dengan menggunakan anak kunci palsu.

Kapolsek Kediri, Iptu Heri Santoso mengatakan, tersangka yang berhasil diamankan berinisial FS (19). Remaja ini merupakan warga setempat.

“FS merupakan seorang pengangguran dan residivis dalam kasus serupa, yaitu pencurian dengan pemberatan,” ungkapnya, Kamis (17/6).

Bukan hanya residivis, FS juga diduga merupakan pecandu narkoba. Dimana saat ditangkap ditemukan alat-alat yang diduga digunakan untuk mengonsumsi narkoba.

Lantaran dugaan ini, kepolisian bakal mengembangkan kasus ini lebih jauh.

Pembobolan konter HP ini, menimpa Zaenal (45), warga Pagesangan Barat  Kota Mataram. Aksi tersebut diberitahukan oleh pegawainya, bahwa konter HP+nya telah dibobol maling, Jumat (4/6) lalu.

“Korban sedang berada di rumahnya, ditelepon oleh pegawainya bahwa konter miliknya di Rumak Kediri telah dibobol dan segera bergegas memeriksa,” jelasnya.

Setelah diperiksa, ternyata benar  rolling door dalam keadaan sudah rusak. Dimana kunci rolling door dan etalase terdapat bekas dipotong.

“Setelah dicek, diketahui bahwa satu unit HP, uang tunai hasil penjualan sebesar Rp 1,8 juta, dan uang yang ada di dalam kotak amal Laz Dasi NTB dicuri oleh oleh pelaku,” bebernya.

Dengan adanya peristiwa tersebut, diperkirakan korban mengalami kerugian sekitar Rp 2,8 dan melaporkan ke Polsek Kediri.

Kemudian jajaran Tim Dukep Unit Reskrim Polsek Kediri, melakukan serangkaian kegiatan penyelidikan. Ini dilakukan untuk mengungkap pelaku pencurian dengan pemberatan ini.

“Dari hasil penyelidikan, pelaku pencurian ini mengarah kepada FS, kemudian langsung mencari keberadaan terduga pelaku di rumah temannya, tempat biasa ia nongkrong,” imbuhnya.

Atas informasi yang berhasil dikumpulkan, Tim Dukep Polsek Kediri berhasil mengamankan FS tanpa perlawanan. Saat itu ia sedang menonton TV di sebuah rumah milik temannya, Minggu (6/6).

“FS mengakui melakukan pencurian ini pada malam hari sendirian, dengan menggunakan alat berupa kunci rolling dor palsu, dan tang besi dalam menjalankan aksinya,” ucapnya.

Berhasil membuka rolling door, FS memotong pengait gembok serta kunci etalase dengan tang besi. Ia kemudian masuk mengambil barang-barang yang ada di dalam etalase.

“Setelah berhasil mengambil barang milik korban, lalu pelaku keluar dan menutup kembali rolling door konter tersebut,” ucapnya.

Dari pengakuan FS, uang hasil pencurian tersebut digunakan membeli baju dan kebutuhan hidup sehari-hari. 

Namun dari hasil penggeledahan di rumahnya, selain ditemukan alat yang digunakan mencuri, ada juga alat yang diduga digunakan untuk mengonsumsi narkotika jenis sabu. (jl)

Posting Komentar

0 Komentar