728x90

ad

SMPN 1 Selong Simulasi Sistem Daring Terawasi

SIAP UN: Jajaran SMPN 1 Selong siap melaksanakan UN dengan sistem daring terawasi.

SELONG
-- Ujian Nasional (UN) bagi jenjang pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) bakal segera digelar. Ujian dilaksanakan dengan sistem Computer Based Test (CBT).

Menyambut agenda tahunan wajib di dunia pendidikan ini, tentunya harus didukung kesiapan sarana dan prasarana (sarpras) lainnya.

Wakil Kepala Sekolah Urusan Kurikulum SMPN 1 Selong, Suhaedi mengatakan, pihaknya tengah menyiapkan semua bentuk perangkat untuk menyambut agenda tersebut. 

Dia mengjelaskan, didalam jadwal simulasi, pihaknya akan melaksanakan kegiatan tersebut melalui sistem bekerja dari rumah (BDR). Ini dilaksanakan mulai Jumat besok (2/4).

"Karena besok libur, akan kita mulaikan hari Sabtu sampai Senin untuk simulasinya," terang Waka Kurikulum SMPN 1 Selong, Suhaedi, Kamis (1/4).

Dirinya mengatakan, sebenarnya kegiatan tersebut dapat dilakukan melalui daring. Lantaran pihaknya telah memiliki google class room.

Tapi pihaknya memilih untuk melakukan tatap muka. Meski demikian, metode ini juga disebutnya tetap sebagai daring dengan mengistilahkan daring terawasi.

Dengan begitu, lanjutnya, siswa yang hendak melaksanakan ujian, tetap masuk secara offline. Mereka yang ujian ini nantinya anak akan difasilitasi tab.

"Kita di sini memiliki 250 tab," ujarnya.

Jika merujuk dari dinas, untuk melaksanakan kegiatan itu, sekolah dibebaskan menggunakan sistem yang diinginkan. Seperti PTS atau pun melalui google class room.

Namun jika hanya melalui sistem itu disebutnya masih meragukan. Seperti siapa yang jawab soal, menyontek dan lain sebagainya.

Lain halnya jika siswa terawasi secara langsung. Dengan metode ini pihaknya akan dapat meyakini jawaban dari siswa.

Dia menjelaskan, menggunakan sistem PTS atau PAS, pihaknya harus menunggu 24 jam. Bahkan bisa sampai pagi.

Namum kata dia, dengan sistem itu proses yang ditempuh oleh siswa tak diketahui. Yang penting ada jawaban dan nilai semata. Lantaran itu pihaknya akan melaksanakan sistem tersebut.

"Besok Sabtu hanya uji cobanya dan itu (sistem) ini akan dilaksanakan pada saat US dari tanggal 26 sampai 7 Mei," ujarnya.

Sementara itu, Penanggung Jawab Sarana SMPN 1 Selong, M Nazri mengatakan, sarpras khususnya berupa jaringan telah terpasang di masing-masing kelas, berupa accses point. Sebab untuk menghadapi USBN, siswa direncanakan menggunakan tab. 

"Kita coba tadi di masing-masing ruangan itu 20 tab alhamdulillah hasilnya lancar," ucapnya.

Ia menjelaskan, nantinya di setiap ruangan akan diisi oleh 15 siswa. Jika dilihat dari spek alat tersebut dapat menampung sampai dengan empat pulu buah perangkat.

Dia menerangkan, nantinya anak akan masuk ujian secara bersamaan sebanyak 241 siswa di sekolah tersebut. Dari segi sarpras pihaknya sebut dapat tercover secara keseluruhan.

Ia mengakui, jika pihaknya belum mengujicoba penggunaan 241 perangkat secara bersamaan. Namun, jika dilihat tadinya ada 50 perangkat yang tersambung. 

"Ada sekitar 160 tab secara bersamaan yang tersambung dan kami minta buka aplikasi youtobe alhamdulillah normal," ucapnya.

Untuk ujian yang menggunakan CBT ini, bebernya, pihaknya menggunakan local arean (lan). Jadi tak butuh akses internet.

Yang dibutuhkan itu, apakah nantinya akan mampu menampung 250 perangkat. Itulah yang saat tengah diuji coba.

Lantaran accses ponit standar saja itu sampai 20 perangkat yang dapat terkoneksi. Untuk penggunaan perangkat sendiri, dirinya yakin siswa bisa mngoperasikannya.

"Justru teman-teman guru yang banyak kita latih. Kalau siswa tinggal kirimin link mereka bisa lansung masuk," tandasnya. (kin)

Posting Komentar

0 Komentar