Jejak Terkini

Soal Polemik Bandara, Ini Kata Gubernur NTB

BERSAMA TOKOH: Gubernur NTB, H Zulkifliemansyah bersama para tokoh NU-NW dalam silaturrahmi dan doa bersama di Mapolda NTB.

MATARAM
--Kisruh penamaan Bandara Internasional Lombok (BIL) berimbas pada kondusivitas keamanan di daerah. Tak pelak, kondisi ini mengundang keprihatinan khalayak.

Terhadap kisruh ini Gubernur NTB, H Zulkifliemansyah meminta semua pihak bisa bersama-sama menjaga keamanan dan kondusivitas. Dengan kesadaran kolektif dan kekompakan seluruh pihak, kegaduhan dapat diatasi.

“Kita dianjurkan untuk menjauhi prasangka. Tetapi dunia sudah beda. Adanya sosial media membuat informasi yang tidak simetris ada dimana-mana," ungkapnya, Rabu (6/12).

Lontaran ini disampaikan di hadapan tokoh Nahdlatul Ulama (NU) dan Nahdlatul Wathan (NW) dalam silaturrahmi dan doa bersama yang diinisiasi Polda NTB.

Bagi Zulkifliemansyah, dengan kekompakan, daerah ini bisa ditata bersama. Dengan demikian, kegaduhan yang terjadi bisa ditekan agar tidak muncul.

Keberadaan para tokoh masyarakat, jelasnya, merupakan garda terdepan terciptanya keberagaman dan kerukunan di NTB. Pemprov NTB bersama dengan Polri, TNI dan berbagai stakeholders juga akan terus bersinergi menjaga dan merawat keberagaman dan kerukunan di tengah masyarakat. 

Atas sinergi dan kolaborasi ini, Provinsi NTB berhasil memperoleh penghargaan Harmoni Awards pada tahun 2020 dari Kementerian Agama RI. Penghargaan ini menobatkan NTB sebagai provinsi yang berhasil menjaga kebhinekaan dan kerukunan di dalam masyarakat. 

“NTB berhasil memperoleh penghargaan Harmoni Awards pada tahun 2020 dari Kementerian Agama RI. Penghargaan ini diberikan atas keaktifan Pemerintah dalam mewujudkan kerukunan umat beragama,” tandasnya. (jl)

Posting Komentar

0 Komentar