Iklan

terkini

Jangan Coba-coba Mendaki, Rinjani Sudah Ditutup

Jejak Lombok
Kamis, 07 Januari 2021, Kamis, Januari 07, 2021 WIB Last Updated 2021-01-07T04:15:15Z

DITUTUP: Pendakian ke Gunung Rinjani ditutup sejak awal Januari hingga Maret mendatang.

MATARAM
--Pendakian Gunung Rinjani sudah ditutup. Penutupan ini menyusul datangnya musim hujan.

Otoritas Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) menutup pendakian semua jalur terhitung 1 Januari kemarin. Rencananya penutupan ini berlangsung hingga Maret mendatang.

"Rencana sampai Maret kita tutup, tetapi itu kondisional. Tergantung bagaimana perkembangan cuaca," ucap Kepala Balai TNGR, Dedy Asriadi kepada JEJAK LOMBOK, Kamis (7/12).

Selama proses pendakian di tahun 2020 kemarin, pihak TNGR hanya membuka 4 jalur. Keempat jalur itu yakni, Sembalun, Senaru, Timba Nuh dan Aik Berik.

Sementara jalur pendakian Torean di Lombok Utara ditutup. Penyebabnya karena jalur ini dianggap belum memadai terkait keselamatan pendaki.

Untuk 2021, terangnya, tak hanya empat jalur pendakian yang akan dibuka. Semua jalur dipastikan bisa dibuka.

Setidaknya tidak lagi lima jalur yang bisa dilewati untuk mendaki Rinjani. Baru-baru ini pihak TNGR juga meresmikan jalur baru Tete Batu, Kecamatan Sikur Lombok Timur.

"6 jalur ini semoga bisa kita buka di tahun ini. Semuanya Insyaallah susah siap," ucapnya.

Selama rentang waktu penutupan pendakian, Dedy memastikan bakal melakukan pembenahan. Langkah ini dilakukan untuk semua jalur pendakian.

Tak hanya soal jalur pendakian, Dedy juga menyinggung pemberlakuan kuota. Menurutnya, kuota yang ditetapkan pada tahun lalu masih tak berubah. 

Begitu juga dengan durasi waktu pendakian. Pihak TNGR memberlakukan 3 hari 2 malam. 

Kata Dedy, kebijakan durasi ini merupakan satu-satunya di Indonesia. Berbeda dengan gunung lain yang hanya memberlakukan 2 hari 1 malam.

Selama rentang penutupan pendakian, lanjutnya, ia mengingatkan semua pihak agar tak coba-coba menginjakkan kaki ke Rinjani. Peringatan ini penting lantaran kondisi cuaca yang tak bersahabat bisa berpotensi mengundang bahaya. (jl)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Jangan Coba-coba Mendaki, Rinjani Sudah Ditutup

Terkini

Iklan