Jejak Terkini

Menelusuri Keindahan Kokoq Babak di Pinggir Desa Gelanggang

DESTINASI BARU: Sungai Kokoq Babak cocok dimasukkan sebagai alternatif destinasi baru bagi traveler.

SELONG
-- Menelusuri aliran sungai tak jarang menyajikan banyak keindahan. Tak jarang, keindahan yang tersaji sanggup membuat betah. 

Seperti panorama sungai di Desa Gelanggang, Kecamatan Sakra Timur, Lombok Timur. Sungai tersebut bernama Kokoq Babak.

Sepanjang aliran sungai itu tak hanya terhampar pemandangan hijau memanjakan mata. Tebing-tebing batu di kedua sisi sungai seolah menjadi tembok kokoh yang mengapit sungai tersebut.

Kepala Desa Gelanggang, Sugianto mengatakan, keindahan sungai ini sanggup membuat dirinya terpikat. Susunan dan hamparan batu andesit di sungai itu menjadi bagian lain panorama yang bisa dinikmati.

"Sungai ini cantik dan alami," terangnya, Kamis (17/12).

Pengunjung yang telah menjejakkan kaki di aliran sungai ini, jelasnya, dipastikan akan disandera kenangan. Tak jarang pengunjung kangen untuk kembali mendatangi sungai tersebut.

Ada yang istimewa dari hamparan bebatuan andesitbdi sungai ini. Salah satu spot di sungai itu terdapat sebuah kubangan yang dibentuk oleh batu di sekelilingnya.

Kubangan air ini, jelasnya, biasanya dijadikan sebagai lokasi istirahat dan berendam para pengunjung. Di sini pulalah para pengunjung betah berlama-lama.

"Kedalaman kolam kubangan itu mencapai 30 sentimeter," tuturnya.

Ia mengurai, tebing-tebing batu yang mengapit aliran sungai Kokoq Babak ini membuat pemandangan di sekitarnya terlihat semakin eksotis. Landscape pemandangan seperti ini disebutnya cocok untuk para traveller pemburu obyek foto.

Keistimewaan lain di sungai ini terdapat bantaran berpermukaan datar. Di tempat ini cocok untuk camping ground terutama traveller pemula.

Di musim hujan seperti saat ini, lanjutnya, Kokoq Babak juga bagus menjadi lokasi arung jeram. Aliran airnya yang cukup deras dipastikan bisa memacu adrenalin pengunjung yang berarung jeram.

"Sebenarnya tahun ini sudah kita anggarkan untuk penataan, tapi karena pandemi, anggaran di-recofusing," ucaonya.

Sementara itu, Kasi Perencanaan Pemdes Gelanggang, Emi Yustisia mengakui, jika Pemerintah Desa Gelanggang sudah memasukan rencana menyulap lokasi itu. Aliran sungai Kokoq Babak hendak disulap menjadi destinasi wisata.

"Sudah masuk dalam perencanaan tahun 2019 lalu," ujarnya.

Dia mengakui, sebelumnya tak pernah melihat secara langsung keindahan sungai tersebut. Dia hanya mendapatkan cerita dari masyarakat yang telah datang ke lokasi itu.

Namun rasa penasaran membawanya ke tempat itu untuk melihat secara langsung. Dia pun terpikat dengan keindahan tempat itu.

Keeksotisan tempat itu, menurutnya terbentuk secara alami. Terlebih di lokasi itu didapati bebatuan besar. Selain itu, bebernya, di sungai itu didapati bebatuan yang menyerupai goa yang di dalamnya air mengalir.

Ditambah lagi beberapa spot foto yang telah disediakan alam di tempat itu, sungai Kokoq Babak menjadi tempat cukup recommended bagi pengunjung.

Tempat itu sebenarnya, terang Emi, sudah terbentuk secara alami. Kendati demikian, ia mengakui lokasi itu perlu sedikit penataan terutama untuk memudahkan akses para wisatawan lantaran sedikit terjal. 

"Tinggal ditata atau disetting saja, karena kiri kanannya kan tebing, tetapi cantik sih," ujarnya.

Rencananya ditempat tersebut, hendak dibuatkan tangga untuk memudahkan pengunjung sampai ke tempat tersebut. Selain itu, akan dibangun beberapa buah berugak di atas sungai sebagai tempat peristirahatan. 

Menurutnya, infrastruktur menuju lokasi itu sudah ada sejak dulu. Tempat itu menjadi lokasi mandi warga sekitar baik anak sampai orang dewasa. 

"Jalan ke lokasi ini sudah siap, tinggal kita jalan saja untuk pembuatannya," tandasnya. (sy)

Posting Komentar

0 Komentar