Kafilah Terbaik MTQ Diganjar Bonus

BONUS: Bupati Lombok Barat, H Fauzan Khalid saat memberikan bonus kepada kafilah MTQ asal Lobar.

GERUNG
—Bupati Lombok Barat (Lobar), H Fauzan Khalid memberikan bonus kepada M Zaitun Ridwan. Sosok ini merupakan kafilah terbaik di MTQ ke-XXVIII tingkat nasional tahun 2020 pada Cabang Tilawah Golongan Cacat Netra Putra yang digelar di Padang, Sumatera Barat, November 2020 lalu. 

Selain M Zaitun Ridwan, ada pula lima kafilah terbaik lainnya di MTQ ke-XXVIII tingkat Provinsi NTB. 

"Hadiah ini agak telat kita berikan karena dalam situasi pandemi Covid-19, sehingga sekarang kita berikan bonusnya," ungkap Bupati Lobar H Fauzan Khalid saat menerima 6 kafilah terbaik Lobar di Ruang Kerjanya, Senin (7/12).

Dia mengaku, di tengah situasi pandemi Covid-19 beberapa kegiatan lain juga sempat tertunda. Jikapun dilaksanakan modelnya beda sehingga lebih banyak lewat virtual. 

"Kedepan kepada semua kafilah di Lobar agar terus berlatih dan berprestasi lagi," harapnya. 

Dia juga meminta kepada Kabag Kesra Pemkab Lobar agar kafilah terbaik Lobar ini ditugaskan di masing-masing masjid menjadi imam.

Sementara itu Kabag Kesra Setda Lobar H Maksum mengatakan, pemberian bonus kepada kafilah terbaik ini adalah bagian dari stimulus. Hadiah ini hendaknya digunakan meningkatkan kapasitas dan kapabilitas ke jenjang yang lebih tinggi seperti ke tingkat nasional maupun internasional. 

"Dari Pemda sendiri untuk kafilah juara II sudah kita berikan stimulusnya, tetapi secara kolektif sekarang kita kumpulkan mereka semua. Saya dengar untuk MTQ di tingkat nasional untuk juara I mendapatkan Rp 100 juta, juara II Rp 75 Juta dan juara III Rp 50 juta," katanya. 

Dia menyebut, nilai stimulus yang diberikan dari Pemda Lobar kepada kafilah terbaik di tingkat nasional dan provinsi masing-masing sebesar Rp 30 juta. 

"Kepada kafilah untuk kita gembleng dan kita pacu mereka di dalam pembinaan intensif ini, supaya nanti di tingkat provinsi dan nasional bisa dapat juara lagi," harapnya. 

"Sebenarnya keenam kafilah ini kita hadiahkan untuk umrah, tetapi karena situasi Covid-19 melanda dan akhirnya kita kasih stimulus berupa uang tunai," tutupnya. (and)

Posting Komentar

0 Komentar