728x90

ad

Musim Peralihan, Tolong Waspadai Bencana

APEL: Jajaran Forkominda serta stakeholder terkait menggelar apel siaga bencana.

MATARAM
--Pemerintah mengingatkan  seluruh masyarakat di NTB untuk mewaspadai bencana. Terlebih di musim peralihan seperti saat ini. 

Hal tersebut disampaikan Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah dalam naskah yang dibacakan Kapolda NTB Irjen Pol Muhammad Iqbal dalam Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Alam Dalam Masa Pandemi Covid-19 bertempat eks Bandara Selaparang, Kamis (12/11). 

“Hal ini perlu diwaspadai, mengingat wilayah NTB memiliki kerawanan terhadap terjadinya bencana," ujarnya.

Salah satu potensi bencana alam yang sering terjadi pada musim penghujan yakni banjir dan timbulnya angin puting beliung. Dimana kedua jenis bencana ini menjadi kalender tahunan pada beberapa wilayah kabupaten kota di NTB.

Dampak sosial dari bencana alam, jelasnya,  secara langsung dirasakan oleh masyarakat. Belum lagi kerugian ekonomi yang ditimbulkan dari musibah bencana yang terjadi. 

Karena itu, perlu langkah-langkah antisipasi penanggulangan secara nyata. Bentuknya berupa kesiapan personel dan sarana dan prasarana yang akan digunakan dalam penanganan bencana alam di wilayah NTB.

Gubernur yang juga mantan anggota DPR RI tiga periode ini menilai, upaya penanggulangan bencana alam di NTB tidak bisa tanpa adanya sinergi. Baik itu yang melibatkan antara TNI, Polri serta stakeholder maupun potensi masyarakat.

“Dengan demikian diperlukan peran serta dan kerjasama, baik dari TNI, Polri, instansi terkait, dan semua elemen masyarakat mempersiapkan diri dalam kondisi apapu ," ucapnya.

Terpisah, Sekda NTB H Lalu Gita Ariadi mengajak seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi bencana tidak hanya mengandalkan unsur kepolisian dan TNI. Namun secara mandiri harus memilikian ketahanan untuk menghadapi bencana-bencana yang datang.

Ia juga menyebut, kesiapan Pemprov NTB dalam menghadapi bencana juga terkait dengan politik kebijakan anggaran. Begitu juga dengan pemerintah kabupaten (Pemkab) se-NTB juga harus memiliki kepedulian anggaran untuk mengalokasikan anggaran dalam mengatasi bencana tersebut.

Menurutnya, kebutuhan anggaran harus didukung dan disesuaikan dengan kemampuan fiskal di daerah masing-masing. Namun, harus diberikan porsi yang serius untuk menangai kebencanaan ini. 

Sementara itu, Kapolda NTB Irjen Pol M. Iqbal memerintahkan anggotanya apel kesiapsiagaan ini dengan penguatan konsolidasi di semua lini. Langkah tersebut sebagai bentuk kehadiran negara ditengah-tengah masyarakat. 

Kapolda menambahkan, persoalan bencana harus ditangapi serius. Mengingat keselamatan dan kelangsungan hidup masyarakat adalah hal yang utama. 

Karena itu, Kapolda berharap kesadaran akan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana agar masyarakat NTB tanggap. Dengan demikian dapat meminimalisir korban  baik korban jiwa maupun korban material saat bencana alam terjadi.

“Pada era pandemi ini juga kita titik beratkan pada protokol kesehatan (Prokes), sehingga tugas makin bertambah. Selain melakukan antisipasi dan manajemen kesiapsiagaan bencana, kita juga harus mematuhi Prokes. Jaga kesehatan kita terlebih dahulu karena kita yang melayani dan mengayomi masyarakat,” tutupnya. (jl)

Posting Komentar

0 Komentar