728x90

ad

Masih Perawan, Keindahan Curug Jero Kerti Jarang Dijejaki

PERAWAN: Keindahan Curug Jero Kerti masih perawan dan patut dijelajahi oleh penggemar wisata air terjun.

GERUNG
--Wisata Air Terjun Jero Kerti di Dusun Murpeji, Desa Dasan Geria, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, menawarkan pesona alam perawan yang luar biasa.

Air terjun yang satu ini sangat alami dengan air dingin jernih dikelilingi pepohonan yang tumbuh dengan rimbun. Pengunjung yang mendatangi Curug ini akan dimanjakan suasana alam yang sangat sejuk dan teduh. Ini karena rimbunnya pepohonan yang tumbuh di sekitarnya. 

Lokasi air terjun ini masih alami dan belum banyak diketahui. Ini karena untuk menuju lokasi dibutuhkan kesabaran. 

Pengunjung dapat menuju lokasi menggunakan motor. Setelah itu kemudian memarkir motor di tempat yang disediakan dan berjalan kaki melewati hutan asri yang alami. 

Sembari menyusuri sungai melalui medan yang terjal, pengunjung akan menempuh jarak tempuh sekitar setengah jam lebih untuk mencapai air terjun.

Salah satu traveller asal Narmada, Heru kepada JEJAK LOMBOK, Senin (16/11) mengatakan, para pengunjung yang hobi petualangan dan ingin mengeksplore destinasi wisata ini hendaknya berhati-hati. Pengunjung harus mengutamakan keselamatan, apalagi saat musim penghujan seperti sekarang ini.

"Bagi anda yang ingin menikmati air terjun ini sebaiknya datang lebih pagi, karena kalau agak siang nanti takutnya kena hujan. Karena lokasi yang kita lewati menyusuri sungai dan kita takutin air bah datang," sebutnya.

Tetapi pengunjung jangan takut, kata dia, semua itu akan terbayar setelah tiba di lokasi air terjun. Di lokasi, pengunjung akan dimanjakan kesegaran dua aliran air terjun sekaligus dengan ketinggian masing-masing 6 meter.

"Air yang dingin, jernih dan dikelilingi tumbuhan hijau membuat perjalanan lelah akan hilang, ketika kita mandi dan berendam dibawah tumpahan air terjun ini," imbuhnya.

Nah, bagi para pengunjung perlu diingat yang datang ke air terjun ini supaya membawa bekal makanan sendiri dari rumah. Mengingat di tempat ini tidak ada penjual makanan dan berada ditengah hutan.

"Bagi pengunjung yang berwisata ke sini untuk tidak membuang sampah sembarangan dan membawa bekas sampahnya pulang. Ini dimaksud agar kebersihan lingkungan di sekitar air terjun tetap terjaga," pesannya. (and)

Posting Komentar

0 Komentar