728x90

ad

Bupati Lobar Yakin Simulasi Belajar Tatap Muka Berjalan Lancar

H. Fauzan Khalid

GERUNG
–Simulasi belajar tatap muka di 11 sekolah yang ada di Lombok Barat sudah dimulai. Dimana dalam prosesnya dikawal ketat. 

Selain oleh Dinas Pendidikan, pengawalan juga dilakukan oleh Dinas Kesehatan dengan protokol kesehatan. Sementara itu, guru dari sekolah lain yang belum diizinkan melakukan simulasi diminta melihat dan mempelajari bagaimana pola dan proses yang berjalan selama simulasi di 11 sekolah tersebut.

"Kepala sekolah dan guru-guru itu kita minta untuk melihat bagaimana praktek pembelajaran yang semestinya, di tengah pandemi covid-19 ini," terang kata Bupati Lobar, H. Fauzan Khalid, Senin (16/11).

Pihaknya meminta supaya Dinas Pendidikan setempat menyampaikan kepada guru serta kepala sekolah di luar 11 sekolah yang melaksanakan simulai datang mengamati langsung proses yang berjalan. Tujuannya guna dapat dijadikan sebagai referensi bisa segera melakukan hal serupa di sekolahnya.

Dalam pelaksanaan simulasi ini, per kloter maksimal dapat belajar di sekolah kurang lebih selama 2 jam. Itupun tanpa ada keluar main (jam istirahat, red) dan dilakukan dengan sistem shift.

"Saya yakin ini bisa berjalan lancar, asalkan supervisinya ketat. Kemudian guru dan kepala sekolah tetap disiplin SOP," ujarnya.

Sementara guru dari luar 11 sekolah yang sedang simulasi diharap aktif melihat dan mempelajari simulasi sekarang ini. Mereka diminta berkomitmen menerapkan hal yang sama di sekolahnya.

Dia menyebut, untuk pembukaan belajar tatap muka tersebut, perlu dilakukan secara bertahap. 

"Sekarang ini kan Kemenag juga sudah minta ke kita untuk supervisi dan kita arahkan ke dinas kesehatan," tutupnya.

Terpisah, Sekretaris Dikbud Lobar, H. Hairuddin mengaku, simulasi pertama telah berjalan selama satu minggu ini. Saat ini pihaknya masih melakukan evaluasi. Sehingga apabila tidak ditemukan hal-hal yang dirasa dapat menghambat proses belajar tatap muka, maka simulasi selanjutkan dapat dilakukan oleh sekolah lain yang penilaiannya telah memenuhi standar.

Kemudian, kata dia, untuk 11 sekolah yang telah melaksanakan simulasi tatap muka pada minggu ini dapat bertahap melakukan pembelajaran tatap muka untuk seterusnya.

"Untuk saat ini, kami masih melakukan evaluasi dulu," tegasnya. (and)

Posting Komentar

0 Komentar