Jejak Terkini

Ini Alasan Dinsos Buat Broadcast

Saefuddin Zuhri

SELONG
-- Kisruh Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kabupaten Lombok Timur belakangan ini terus terjadi. 

Belqkangan ini adanya penyodoran perjanjian kerjasama (PKS) baru sempat menimbulkan kecemburuan diantara suplaier. Suplaier sempat mengeluhkan kondisinya yang merasa diganggu oleh kehadiran suplaier baru. 

Untuk meminimalisir kondisi tersebut, Dinas Sosial Lombok Timur membuat broadcast sebagai bentuk perhatian pemerintah. Hal itu dihajatkan untuk menekan para agen agar tidak membuat PKS baru. 

Namun begitu, jika suplaier tidak memenuhi ketentuan 6T, dipastikan pihak dinas akan mengambil sikap tegas. Tak tanggung-tanggung, dinas akan mendorong agen agar segera memutus kerjasama dengan PKS tersebut. 

"Kalau sudah melanggar 6T kita dorong agen untuk memutus kerjasama dengan PKS-nya," tegas Kabid Fakir Miskin Dinas Sosial Lotim, Saefudin Zuhri, Rabu (4/11).

Sejauh ini, lanjutnya, belum ditemukan adanya suplaier yang tidak memenuhi 6T.

Selain itu, Saefudin membantah tuduhan kongkalikong yang diduga terjadi antara suplaier dengan pihak dinas. Ia menilai pernyataan oknum tersebut terlalu mengada-ngada. Ia menyebut, pihak dinas justeru mendukung semua suplaier. 

"Tidak ada alasan untuk menyebut kita kongkalikong. Justru kita dukung semua suplaier," ucapnya.

Ia berharap dengan dibentuknya broadcast tersebut kisruh BPNT dapat diminimalisir. (hs)

Posting Komentar

0 Komentar