Jejak Terkini

Dampak La Nina, Ratusan Pohon Berpotensi Tumbang Ditebang

DIPANGKAS: Ratusan pohon bakal dipangkas karena berpotensi tumbang dan membahayakan nyawa warga.

GERUNG
—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Barat (Lobar) akan memangkas sejumlah pohon yang berpotensi tumbang. Langkah ini diambil menyusul cuaca ekstrem dampak La Nina.

"Kami sudah rapat dengan Sekda, para camat dan TNI-Polri beserta jajarannya dan membentuk tim untuk penanganan" kata Kepala Bidang (Kabid) Tata Kota dan Pertamanan, Dinas Perkim Lobar, Nyoman Sugiarta, Rabu (18/11). 

Pihaknya pun meminta para camat yang ada di wilayah Lombok Barat mendata jumlah pohon yang sekiranya rawan tumbang. Baik yang diakibatkan oleh angin dan hujan serta yang sudah tua dan keropos.

"Untuk  ini di jalur sepanjang bundaran sampai Labuapi, akan kumpul seluruh OPD terkait yang memiliki peralatan, baik itu Perkim, BPBD, atau pun LH serta Polres dan Kodim," jelasnya. 

Ia memastikan hari ini akan dimulai aksi dari tim melakukan pemotongan pohon yang dinilai berpotensi tumbang. Aksi ini dimulai dari wilayah seputaran jalur yang ada di bundaran GMS, Gerung. 

Menyusul Kamis besok (19/11), rencananya akan dilakukan di seputar jalur bundaran dari Gerung menuju Lembar. Berikutnya hari Jum'at mendatang rencananya akan dilaksanakan di by pass jalur BIL I. 

Upaya tersebut, kata dia, bukan bermasuk untuk melanggar undang-undang lingkungan hidup atau pun menebang pohon sembarangan. Namun hal tersebut, murni dilakukan pemotongan untuk dapat menghindari jatuhnya korban apabila pohon tersebut tumbang. 

"Karena apabila ada pohon yang berpotensi mengancam keselamatan warga, maka terpaksa kita potong dan akan diremajakan," tandasnya. 

Rencananya pohon yang dipotong tersebut, akan diremajakan (diganti, red) dengan pohon pelindung yang berbunga. Mengingat pihaknya tidak ingin mengabaikan keselamatan warga, maka kepentingan lingkungan hidup sementara dikesampingkan dulu. 

Dia menegaskan, bahwa yang akan dipotong hanya pohon-pohon yang berpotensi mengancam keselamatan saja. Dimana jumlahnya diperkirakan bisa mencapai ratusan. Karena kegiatan tersebut akan dilakukan di seluruh kecamatan yang ada di Lombok Barat. 

Setelah pada hari Minggu lalu, tercatat sekitar tujuh pohon yang tumbang akibat angin kencang di wilayah Lombok Barat. Seperti di wilayah Labuapi, Gerung dan Kediri. (and)

Posting Komentar

0 Komentar