Jejak Terkini

Bersih Saluran Irigasi Pertanian Masih Rutin Digelar

BERSIH SALURAN: Para petani bergotong royong membersihkan saluran irigasi.

GERUNG
–Aksi bersih-bersih saluran irigasi pertanian di Lombok Barat rutin dilaksanakan. Aksi ini melibatkan Kelompok Masyarakat Petani Peduli Saluran (KMPPS) setiap minggu, tepatnya hari Jumat. 

"Program ini kita gagas di Dinas Pertanian Lombok Barat (Lobar) dan mendapat apresiasi. Kegiatan ini kita lakukan guna untuk meningkatkan produktivitas lahan pertanian," ucap Kepala Dinas Pertanian, Muhur Zokhri, kepada JEJAK LOMBOK, Senin (16/11).

Kegiatan ini juga jelasnya, untuk memperbaiki dan membersihkan saluran irigasi lahan pesawahan di Lobar.

Dia menambahkan, kegiatan bersih-bersih saluran irigasi di tingkat usaha tani atau saluran irigasi secara umum dilakukan di Lobar. Kegiatan ini sudah diluncurkan Bupati Lobar H Fauzan Khalid pada 2 Oktober 2020 di Kuripan.

Kegiatan ini dilaksanakan setiap minggu secara kontinyu di masing-masing UPTD Pertanian se-Lobar. Dimana kegiayan ini secara terjadwal dan menerapkan shift menentukan titik lokasi sungai yang akan dibersihkan di masing-masing desa.

Terkait itu, kata dia, sejak diluncurkan beberapa bulan lalu kegiatan ini rutin dilaksanakan serentak oleh jajarannya di tingkat kecamatan dan desa. Dimana kegiayan ini dikoordinir langsung Kepala UPTD Pertanian se-Lobar.

Tujuan kegiatan ini, ungkapnya, untuk meningkatkan produktivitas usaha tani dan menjaga lingkungan persawahan. Selain itu, pihaknya ingin di wilayah Lobar khususnya di sektor pertanian terbebas dari sampah-sampah plastik. 

Dengan demikian, lanjutnya, apa yang menjadi keinginan Kabupaten Lobar untuk Ijo Nol Dedoro itu bisa tercapai.

Sasaran kegiatan ini, bebernya, yakni semua saluran irigasi tingkat usaha tani di 121 desa dan 3 kelurahan.

"Mudahan kegiatan ini bisa terlaksana secara kontinyu dan terus menerus, sehingga upaya kita untuk membersihkan saluran irigasi dalam rangka meningkatkan pendapatan usaha tani dan petak-petak sawah petani terbebas dari sampah," sebutnya.

Terpisah, Kepala UPTD Pertanian Kecamatan Labuapi, Hj Ida Wahyuni mengaku, kegiatan ini sangat bagus apalagi dilakukan serentak di setiap kecamatan. Apalagi seperti sekarang di musim penghujan banyak sampah-sampah terutama yang ada di saluran besar banyak yang kesumbat dan ini harus dibersihkan secara bergotong-royong bersama para petani. Sehingga tidak menyebabkan saluran ini meluap dan mengakibatkan banjir.

"Kami di Kecamatan Labuapi sudah mulai kita lakukan dari hari Jum'at kemarin di saluran irigasi di Terong Tawah, Bajur dan Parampuan. Selanjutnya akan kita lakukan bersih saluran irigasi di desa lain secara terjadwal," katanya. (and)

Posting Komentar

0 Komentar