728x90

ad

Politisi Muda Pegang Peran Vital di Pilkada Serentak

BEDAH: Jajaran lembaga kajian M16 akan membedah peran politisi muda dalam Pilkada serentak 2020.
MATARAM--Pandemi virus Corona rupanya tak menyurutkan hiruk pikuk kontestasi Pilkada serentak Desember 2020 mendatang. Peran politisi muda di panggung politik pilkada disinyalir memegang kendali vital.

"Ada delapan daerah di NTB yang melaksanakan Pilkada serentak. Daerah-daerah itu yakni Kota Mataram, Kabupaten Lombok Tengah, Lombok Utara, Sumbawa, Sumbawa Barat, Dompu, dan Bima," kata Direktur M16, Bambang Mei Finarwanto, Senin (6/7).

Pada daerah-daerah yang menggelar Pilkada, jelasnya, peranan politisi muda masih sangat vital. Penyebabnya kalangan politisi muda sangat piawai dalam menggiring narasi politik membentuk opini publik.

Tak hanya itu, kehadiran politisi muda mudah didapati hampir di semua lini. Mereka seolah menjadi delegasi penyedia kendaraan politik berupa partai politik.

Pria yang karib dipanggil Didu ini menyebut para politisi muda tidak bisa dianggap remeh. Lewat beragam peran yang sanggup dilakoni paling tidak bisa menjadikan politisi muda sebagai episentrum dalam pengelolaan isu pemenangan.

"Sebagian besar para politisi muda ini berlatar belakang aktivis. Mereka juga ada yang menjadi pengusaha dan lain sebagainya," ucapnya.

Mengingat strategisnya peran politisi muda ini, lembaga kajian M16 siap memfasilitasi diskusi. Nantinya diskusi yang diangkat tidak lepas dari dinamika pilkada dengan kehadiran politisi muda.

Selanjutnya Sekretaris Mi6 , Lalu Athari  menjelaskan, diskusi yang akan digelar ini dilaksanakan malam Kamis (9/7). Diskusi diselenggarakan di Gerung, Lombok Barat.

Hadir dalam diskusi itu yakni ketua Pemuda NW NTB. Ada juga Persatuan Gerakan Kebangsaan (PGK) NTB, serta yang lainnya. Kehadiran tokoh dari organisasi ini akan menjadi pemantik diskusi tersebut.

"Tema yang diangkat yakni, Kiprah Politisi Muda dalam Pusaran Pilkada Serentak di NTB," ucapnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina PGK NTB, Karman BM menambahkan , diskusi publik ini dilaksanakan untuk mendorong proses berdemokrasi dalam pesta pilkada lima tahunan. Diskusi ini juga sebagai langkah awal agar masyarakat pemilih sadar hak politik mereka.

"Warga setidaknya harus mau berpartisipasi aktif meningkatkan angka partisipasi pemilu pilkada di NTB," ucapnya.

Senada juga dibeberkan, Ketua Pemuda NW NTB, M Zainul Pahmi. Ia mengatakan, peran politisi muda dalam Pilkada serentak di NTB kali ini sangat strategis. Sejak awal kiprah mereka sudah nampak.

"Apalagi di saat pandemi corona dan menuju new normal saat ini. Tentu Pilkada akan berubah dinamika dan praktik di lapangannya," katanya.

Menurutnya, banyak politisi muda yang menjabat ketua Parpol di tingkat DPC dan ranting. Banyak juga yang berlatar belakang aktivis, pengusaha, dan pelaku industri IKM.

Kemampuan mereka mengelola jagoan yang bakal diusung tentu beragam dan menarik untuk dibedah. Terlebih, ada beberapa calon kepala daerah yang juga yang masih muda.

Ia menegaskan, diskusi Kamisan akan menarik dan menghasilkan cara pandang baru menyongsong Pilkada Serentak di NTB. (jl)

Posting Komentar

0 Komentar