728x90

ad

Curug Tibu Goa, Kesegaran Lain di Belantara Sesaot

EKSOTIS: Beginilah suasana pemandangan eksotis yang disuguhkan Air Terjun Tibu Goa.
GERUNG--Menapaki kedalaman hutan Sesaot, Kecamatan Narmada Lombok Barat tak henti-hentinya menyajikan kejutan. Di kedalaman belantaranya ada beberapa spot wisata yang sudah menunggu para petualang alam lepas.

Salah satu spot wisata yang ada yakni air terjun atau curug. Selain Air Terjun Tibu Sendalem (baca: Tibu Sendalem, Air Terjun di Belantara Hutan Sesaot, dimuat 28 Juni 2020), ada juga Tibu Goa. Hanya saja, curug yang satu ini lokasinya jauh lebih dalam.

Perjalanan jarak tempuh dari Tibu Sendalem menuju Tibu Goa kira-kira sekitar 2 kilometer. Keindahan dan kesegaran air terjun yang satu ini tak kalah serunya dibanding Tibu Sendalem.

Dari penuturan warga diketahui Tibu Goa ditemukan sekitar 5 bulan yang lalu. Sejak sebulan terakhir, kunjungan ke air terjun ini sudah mulai ramai.

Ditemukannya air terjun ini tidak lepas dari jasa para pencari ayam hutan. Mereka inilah yang menyiarkan keberadaan air terjun itu kepada khalayak.

Sebelum terkenal, Tibu Goa dulunya sering dijadikan sebagai tempat rehat melepas penat. Biasanya para pencari ayam hutan istirahat salat dan menyantap perbekalan yang mereka bawa.

Selepas itu, tak jarang mereka kemudian merendam diri demi mendapatkan kesegaran kembali sebelum melanjutkan aktivitas berburu.

Curug ini berbeda jauh dari model strukturnya dibanding Tibu Sendalem. Di sekitar Tibu Goa sendiri terdapat sebuah gua yang lumayan besar. Dari keberadaan gua inilah nama air terjun itu diambil.

Isuhandy, salah seorang traveller asal Narmada mengatakan, gua itu bersebelahan langsung dengan air terjun. Kedalaman gua ini mencapai 10 meter dengan luas yang cukup lebar.

"Kalau seandainya dijadikan sebagai tempat bersembunyi atau istirahat layaknya seperti rumah, sekitar 20 orang saja masih bisa ditampung di dalam gua ini," ucapnya, Minggu (5/7).

Dulu sebelum kunjungan mulai ramai, gua ini menjadi tempat persembunyian kelelawar. Hanya saja, setelah mulai sering dikunjungi, populasi kelelawar yang mendiami gua ini mulai berkurang.

Karena baru ditemukan, Tibu Goa masih nampak perawan. Sejauh ini bisa dibilang belum ada sentuhan berarti terhadap obyek tersebut. Baik dari dukungan akses infrastruktur sentuhan artifisial di sekitar lokasi.
Isuhandy yang juga bekerja sebagai pegawai di Bagian Humas Pemkab Lombok Barat ini menerangkan, popularitas air terjun ini mulai santer sejak diviralkan melalui jejaring media sosial. Sejak itu, para millenialis memburu tempat tersebut.

Untuk bisa sampai ke air terjun ini, pengunjung bisa mengambil jalur yang sama saat hendak ke Tibu Sendalem. Selepas berada di Tibu Sendalem, pengunjung bisa melanjutkan perjalanan sekitar 2 kilo lagi hingga sampai ke Tibu Goa.

Seperti halnya Tibu Sendalem, Tibu Goa juga memiliki kesegaran alami. Di bawah tumpahan air terjun sudah menanti kolam alam tempat berendam.

Begitu juga dengan keindahan dan eksotisme yang ditawarkan. Di Tibu Goa pengunjung terkagum-kagum suasana di sekelilingnya.

"Suasana terasa sangat khidmat terutama saat ditingkahi kicauan burung-burung hutan," ucapnya. (jl)

Posting Komentar

0 Komentar