728x90

ad

JPS Gemilang Tahap III Mulai Besok Didistribusikan

Wakil Gubernur NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah
MATARAM--Bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) Gemilang Tahap III telah rampung dipersiapkan oleh pemerintah Provinsi NTB. Mulai besok, Senin (13/7), bantuan ini akan didistribusikan secara simbolik Wakil Gubernur NTB di Desa Loyok, Kecamatan Sikur Lombok Timur.

Asisten II Setda Provinsi NTB, H Ridwansyah mengatakan persiapan penyaluran paket bantuan itu sudah rampung 100 persen. Bantuan ini juga siap untuk disalurkan ke masyarakat.

"Persiapan JPS Gemilang tahap III sudah 100 persen," ungkapnya, (Minggu (12/7).

Dalam JPS Gemilang tahap III ini terdapat sebanyak 4.673 UMKM dilibatkan. Nantinya bantuan ini akan menyasar sebanyak 120.000 KK yang ada di kabupaten kota di NTB.

Ridwansyah menyampaikan, penyaluran bantuan JPS Gemilang tersebut diawali dari Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Timur. Kemudian Selasa 14 Juli 2020, disusul oleh Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Lombok Utara, Kabupaten Sumbawa Barat, Kabupaten Sumbawa, Dompu Bima dan Kota Bima.

Penerima tahap III sebanyak 120.000 KK ini terdiri dari 110.130 KK berdasarkan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) dan 9.870 non DTKS. Semwmtara barang dalam JPS Gemilang menggunakan produk dari 4.673 UMKM/IKM/kelompok usaha.

Untuk penerima manfaat, di Pulau Lombok sebanyak 83. 276 KPM. Jumlah ini terdiri dari Kabupaten Lombok Utara sebanyak 4.290, Lombok Timur 43.920. Berikutnya Kota Mataram 6.641 Lombok Barat 11.458 dan Lombok Tengah 16.967.

Sementaa di Pulau Sumbawa sebanyak 36. 724 PKM. Jumlah ini terdiri dari Kabupaten Sumbawa Barat 2.639, Kabupaten Sumbawa 7.106. menyusul di Kabupaten Dompu 8.696, Kabupaten Bima 16.093 dan Kota Bima 2.187.

Sebelumnya, Gubernur NTB H Zulkieflimansyah mengatakan, semangat pemberdayaan IKM/UMKM dalam produk JPS yang disediakan Pemerintah Provinsi NTB dalam Program JPS Gemilang, tetap menjadi konsep penyediaannya pada tahap ketiga tersebut. Orang nomor satu di NTB itu menekankan agar produk-produk yang disediakan dalam JPS Gemilang tahap III tersebut merupakan produk yang betul-betul dibutuhkan oleh masyarakat.

“Kita jangan terlena dengan tahapaan penyelenggaraan JPS tahap I dan II, tetapi harus mengawal tahap III lebih baik,” kata Gubernur didampingi Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah saat rapat evaluasi JPS tahap II dan persiapan JPS III di Mataram belum lama ini.

Gubernur juga meminta agar melibatkan banyak UMKM dan IKM lokal di NTB. Dengan demikian, produk yang diberikan juga lebih bervariasi dengan hasil produk yang banyak melibatkan masyarakat untuk bekerja.

Keterlibatan UMKM dan IKM  di JPS Gemilang tahap I dan II, dinilainya, sudah mampu melatih mereka untuk terus menyiapkan produk yang berstandar untuk dipasarkan secara umum.

Gubernur menekankan JPS Gemilang Tahap III harus detail dan dipastikan tidak ada masalah. JPS Gemilang tidak hanya memberi stimulus perekonomian kepada masyarakat di masa pandemi. Namun sekaligus langkah untuk membangkitkan UMKM dan IKM agar berkembang.

Bantuan JPS diharapkan menjadi pemicu peningkatan kualitas produk UMKM dan IKM. Dengan produksi skala lebih besar bisa menekan harga dan siap melebarkan sayap pemasarannya.

Senada, Wakil Gubernur NTB, Sitti Rohmi Djalilah menegaskan semangat awal pemberdayaan UMKM dan IKM merupakan ruh dari JPS Gemilang. “Tentunya UMKM maupun IKM ini yang akan banyak melibatkan masyarakat untuk menggerakan ekonomi kita,” kata Wagub Rohmi.

Pandemi virus corona disebut memberi sisi positif kepada masyarakat. Disamping mengajarkan untuk terapkan berperilaku sehat, tapi juga membangkitkan pemberdayaan UMKM/IKM di sisi ekonomi.

Wagub mememinta agar penyaluran JPS Gemilang tahap III dipersiapkan dan direncanakan dengan matang sebelum disalurkan kepada masyarakat. (jl)

Posting Komentar

0 Komentar