Iklan

terkini

Secara Simbolis, 100 Nelayan di Lotim Terima Perlindungan Manfaat BPJS Ketenagakerjaan

Jejak Lombok
Wednesday, November 4, 2026, Wednesday, November 04, 2026 WIB Last Updated 2026-11-04T08:22:32Z


jejaklombok.com -- Sebanyak 100 orang nelayan di Lombok Timur menerima bantuan premi asuransi nelayan atau perlindungan BPJS Ketenagakerjaan pada rangkaian bulan bakti perikanan dan kelautan di Ekas Buana.


Bantuan perlindungan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam menjamin keselamatan dan kesejahteraan nelayan yang setiap hari menghadapi resiko tinggi di laut.


Sekretaris Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, Ridwan Mulyana yang membacakan sambutan Menteri Kelautan dan Perikanan menegaskan, peningkatan kesejahteraan nelayan adalah tanggung jawab bersama. 


Apalagi dengan potensi laut Indonesia yang sangat melimpah, pengelolaan harus dilakukan secara bijak dan berkelanjutan.


Salah satu program prioritas yang ditekankan adalah Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).


Pada tahun 2026, sebanyak 100 orang nelayan yang hadir di lokasi KNMP menerima secara simbolis perlindungan sosial BPJS Ketenagakerjaan.


Namun realisasi perlindungannya di Lotim sudah mencapai sebanyak 1.629 orang nelayan, ditargetkan 100 KNMP lain beroperasi di Indonesia, 6 di antaranya ada di NTB termasuk di Ekas Buana. KNMP tidak hanya membangun fisik, tetapi menjadi penggerak ekonomi pesisir.


"Pembangunan fasilitas tidak hanya fokus pada fisik semata, melainkan dirancang sebagai penggerak roda perekonomian pesisir serta menjamin keberlangsungan usaha rakyat," ucapnya.


Sementara itu, Sekertaris Daerah Kabupaten Lombok Timur, HM Juaini Taofik menyampaikan tantangan kemiskinan pesisir berada pada keterbatasan aset, modal dan kunjungan.


Menurutnya, dengan adanya KNMP dan jaminan perlindungan kerja, nilai jual hasil tangkapan nelayan bisa meningkat hingga dua kali lipat melalui pengolahan dan branding yang baik.


Selain premi asuransi untuk 100 nelayan, KKP juga menyerahkan 200 paket sembako, satu ton bibit rumput laut, sertifikat pengolahan hasil perikanan, sertifikat Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB), serta fasilitas Poskastras.


Kegiatan ini merupakan bagian dari HUT ke-27 KKP sebagai komitmen untuk hadir lebih dekat dengan nelayan dan menjawab kebutuhan mereka langsung di lapangan.


Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Lombok Timur, Muhammad Johan Firmasyah menyampaikan hingga saat ini sebanyak 1.629 orang nelayan di Lombok Timur sudah tercover dan untuk keseluruhan jumlah kejadian pembayaran klaim EKTP Lotim sampai dengan Oktober berjumlah 3.705 kasus dgn Nominal yang dibayarkan 42,7 Milyar.


"Sementara untuk jumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan EKTP Lotim sampai bulan juli 2026 berjumlah 202.123 Pekerja," pungkasnya.(jl) 

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Secara Simbolis, 100 Nelayan di Lotim Terima Perlindungan Manfaat BPJS Ketenagakerjaan

Terkini

Iklan