jejaklombok.com -- Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin, menghadiri acara Haflah Hadi ke-5 Yayasan Pondok Pesantren Al Wadiyah (YANWI) NW Kebon Erat, Kelayu Utara, Selong, Lombok Timur, Ahad (1/11).
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan berbagai program yang sedang dilaksanakan oleh Pemerintah daerah.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan perubahan di Lombok Timur secara menyeluruh, dimulai dari wilayah perkotaan hingga perdesaan.
Bukan tanpa alasan, Bupati menegaskan bahwa pemerintah saat ini terus membangun infrastruktur, khususnya jalan dan irigasi.
Perbaikan irigasi terus dilakukan mengingat Kabupaten Lombok Timur merupakan salah satu daerah penyangga pangan.
Dia menekankan pentingnya menjaga kelestarian air dan alur irigasi pengairan agar tidak menurunkan produksi pertanian di daerah tersebut.
Tidak hanya itu, bupati juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Yayasan Pondok Pesantren yang telah membuka layanan pendidikan sesuai dengan tingkatannya, sehingga anak-anak didik yang sebelumnya kekurangan tempat bersekolah tetap memiliki tempat untuk menempuh pendidikan.
Ia menilai betapa pentingnya pengetahuan umum dan pengetahuan agama untuk menanamkan adab serta akhlak yang baik.
Selanjutnya, Bupati mengakui Pemerintah Kabupaten Lombok Timur sangat terbantu dengan keberadaan yayasan pondok pesantren, dalam upaya memajukan pendidikan.
Oleh karena itu, pemerintah daerah memberikan bantuan sebesar Rp50 juta kepada yayasan.
Secara pribadi, bupati membeli dua are tanah yang diwakafkan untuk pengembangan pondok pesantren tersebut.
Hadir dalam acara tersebut perwakilan BAZNAS NTB H. Ahmad Rusli, selaku Wakil Ketua IV.
Ia memberikan apresiasi kepada Yayasan Pondok Pesantren yang telah berjalan dan merintis hampir lima tahun sehingga dapat menghadirkan lembaga pendidikan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Is mengakui perjuangan untuk memajukan dan mengembangkan lembaga pendidikan tidaklah mudah. Diharapkan pondok pesantren ini melahirkan ulama-ulama yang disegani di seluruh Nusa Tenggara Barat.
Ia juga menyebut para orang tua yang telah menitipkan anak-anaknya di yayasan pondok pesantren dan lembaga pendidikan yang ada sebagai orang beruntung.
Ia pun berharap dengan milad kelima ini, Pondok Pesantren Yanwi NW Kebon Erat dapat semakin berkembang dan maju dalam membina masyarakat, khususnya yang berada di sekitar pondok pesantren.
Hal itu tidak lain karena pondok pesantren tidak akan pernah maju tanpa dukungan dari masyarakat, dan dengan dukungan masyarakat secara keseluruhan.
Pada kesempatan itu, BAZNAS Provinsi NTB menyerahkan bantuan untuk sebesar Rp5 juta rupiah.(jl)


