jejaklombok.com -- Kepala Bidang Perairan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kabupaten Lombok Timur, Harun SH baru saja menyampaikan, sebanyak 79 paket jaringan irigasi tersier aspirasi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah rampung dibangun.
"Kita ada 79 paket, tersebar di 20 kecamatan kecuali Sembalun," ungkapnya kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (2/9).
Dari besaran paket tersebut, kecamatan Masbagik disebutnya menjadi penerima paket terbanyak.
Dia menyebut, kecamatan Masbagik mendapat 20 titik.
Selanjutnya, Harun menyampaikan dari 79 paket sebanyak tujuh paket merupakan aspirasi DPRD Kabupaten Lombok Timur.
Saat ini, pengerjaan irigasi tersebut telah diselesaikan sebanyak 99 persen. Sementara itu, sisanya dikebut.
Lebih lanjut, Harun menjelaskan, dampak dari irigasi tersebut langsung terasa di tengah masyarakat. Tidak hanya masyarakat umum, petani juga merasakan manfaatnya.
Terhadap kondisi itu, Harun menilai kemantapan irigasi tersebut mengalami kenaikan sebesar 59 persen pada tahun ini.
Selain perbaikan saluran, proyek tersebut telah menyerap tenaga kerja lokal hingga menggerakkan ekonomi desa.
Tahun depan, lanjutnya, dinas PUPR bakal mengajukan sebanyak 12 titik sebagai tambahan kepada pemerintah pusat.
Dimana, sebanyak enam paket telah mendapat persetujuan dan akan dikerjakan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS).
"Data seluruh titik irigasi di Lotim sedang kita lengkapi, harapannya program ini berlanjut agar petani dapat merasakannya," ucapnya.
Sementara itu, di wilayah Lombok Timur bagian selatan, sektor pertanian harus berbagi air dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).
Di satu sisi, kata dia, kebutuhan masyarakat untuk pertanian harus terpenuhi. Namun begitu kebutuhan air minum juga harus terpenuhi.
"Harus ada keseimbangan, air minum penting, pertanian juga penting. Petugas terus saya arahkan jaga komunikasi agar pembagiannya adil," pungkasnya.(jl)


