Iklan

terkini

Kesra Lotim Kembali Aktifkan Program Gerakan Magrib Mengaji

Jejak Lombok
Friday, August 7, 2026, Friday, August 07, 2026 WIB Last Updated 2026-08-07T02:11:30Z



jejaklombok.com -- Pemerintah daerah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) kembali akan memasifkan Gerakan Magrib Mengaji.

‎Gerakan tersebut sebagai upaya membudayakan membaca Al-Qur'an sekaligus memperkuat pendidikan agama bagi anak-anak.

‎Kepala Bagian Kesra Lotim, Jamali mengatakan, kegiatan tersebut akan dilaksanakan di masjid, musala, Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ), hingga balai warga pada waktu selepas Salat Magrib hingga Isya.

‎Menurut Jamali, program itu tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an, tetapi juga membangun karakter generasi muda melalui pendidikan keagamaan sejak dini.

‎"Gerakan Magrib Mengaji diharapkan dapat meningkatkan kemampuan baca Al-Qur'an anak-anak melalui pembelajaran iqra dan tajwid, sekaligus mengurangi waktu mereka menggunakan gawai atau beraktivitas di luar rumah pada malam hari," kata Jamali.

‎Selain itu, program magrib mengaji diharapkan mampu menghidupkan kembali aktivitas ibadah berjamaah dan pengajian di lingkungan masyarakat sehingga masjid dan musala semakin ramai dengan kegiatan keagamaan.

‎Sementara itu, untuk memperluas pelaksanaan program, Bagian Kesra akan berkoordinasi dengan seluruh guru ngaji di Kabupaten Lombok Timur.

Langkah itu dilakukan agar Gerakan Magrib Mengaji dapat berjalan secara serentak dan menjangkau seluruh wilayah.

‎Tak hanya itu, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur bersama Bagian Kesra juga berencana meluncurkan program Sambang Guru Ngaji.

Melalui kegiatan tersebut, pemerintah akan mengunjungi para guru ngaji di semua wilayah lombok timur sebagai bentuk perhatian sekaligus memperkuat komunikasi dengan para pendidik Al-Qur'an. Program itu diupayakan melibatkan Bupati Lombok Timur.

‎Jamali berharap, anggota DPRD Kabupaten Lombok Timur dapat mendukung Gerakan Magrib Mengaji melalui alokasi dana aspirasi.

Dukungan tersebut dinilai penting mengingat masih banyak guru ngaji tradisional maupun pengajar di TPQ yang membutuhkan sarana penunjang pembelajaran yang belum dapat tersentuh oleh anggaran dari APBD Lotim.

‎"Kami berharap dukungan dari para anggota DPRD melalui dana aspirasi untuk membantu kebutuhan para guru ngaji, seperti Al-Qur'an, pengeras suara, tikar, sajadah, dan perlengkapan belajar mengajar lainnya," pungkasnya.(jl) 

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Kesra Lotim Kembali Aktifkan Program Gerakan Magrib Mengaji

Terkini

Iklan