Iklan

terkini

Dinilai Urgent, Ketua IMM Lotim Dorong Bupati Hadirkan Rumah Sakit Tipe D di Kecamatan Pringgabaya

Jejak Lombok
Friday, April 10, 2026, Friday, April 10, 2026 WIB Last Updated 2026-04-10T00:10:14Z


jejaklombok.com -- Kecamatan Pringgabaya memiliki penduduk terpadat kedua setelah masbagik dengan populasi 112 .373 jiwa. Hal itu diungkapkan Ketua Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Lombok Timur, Yandis kepada awak media, jum'at (10/4).


Terhadap kondisi itu, Yandis menilai penting adanya keberadaan fasilitas kesehatan berupa rumah sakit sebagai kebutuhan dasar masyarakat di wilayah tersebut.


Dengan populasi yang sangat padat, jelas Yandis, kebutuhan layanan kesehatan yang cepat, terjangkau, dan memadai menjadi hal yang tidak bisa ditunda lagi.


Saat ini, lanjutnya, masyarakat Pringgabaya masih menghadapi keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan rujukan, sehingga harus menempuh jarak yang cukup jauh untuk mendapatkan pelayanan medis yang lebih lengkap.


Menurutnya, kondisi tersebut tidak hanya menyulitkan masyarakat, tetapi juga berpotensi memperlambat penanganan pasien dalam kondisi darurat.


Tak heran jika kehadiran Rumah Sakit Tipe D di Pringgabaya menjadi solusi strategis untuk Meningkatkan akses layanan kesehatan masyarakat yang terjangkau.


"Tentu ini untuk Mewujudkan pemerataan pembangunan di sektor kesehatan yang ada Lombok timur," ucapnya.


IMM Lombok Timur menegaskan bahwa pembangunan fasilitas kesehatan harus berbasis pada kebutuhan riil masyarakat.


Dengan jumlah penduduk yang besar dan wilayah yang luas, Kecamatan Pringgabaya sudah sangat layak memiliki rumah sakit sendiri.


"Kita bisa melihat dengan populasi penduduk yang padat Pringgabaya hanya di bekali 2 puskesmas, sementara jarak wilayahnya juga sangat jauh,"Tegas Yandis.


"Kami dorong bupati Lombok timur untuk di bangun rumah sakit bukan bangun puskesmas.


Apalgi sekolah garuda dan sekola rakyat ini di bangun di kec. Pringgabaya . Tentu Layanan kesehatan sangat urgen sekali,"Tambahnya


Di Kecamatan Pringgabaya terangnya, ada 15 Desa dengan memiliki jarak geografis yang sangat jauh selain itu pringgabaya juga dikenal sebagai Zonasi industri dan memiliki 4 pelabuhan strategis yang memiliki potensi kecelakaan kerja tinggi.


"Kalau misalnya Hospital lombok yang ada di pringgabaya itu akan di jadikan puskesmas rawat inap ini sebuah kemunduran" Masak Rumah sakit di sulap jadi puskesmas Apa gk kebalik? Tutup yandis dengan tanda tanya.(Jl) 

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Dinilai Urgent, Ketua IMM Lotim Dorong Bupati Hadirkan Rumah Sakit Tipe D di Kecamatan Pringgabaya

Terkini

Iklan