jejaklombok.com -- Dinas Pendidikan (Dikbud) Kabupaten Lombok Timur berencana menghapus sekolah favorit. hal itu diungkapkan kepala bidang Sekolah Menengah Pertama (SMP), Samsul Wajdi kepada awak media di ruang kerjanya, selasa (21/7).
"Harapannya kita semua sekolah ini akan kita setarakan mutunya, supaya ketika kita SPMB tidak ada lagi kesan sekolah favorit," ungkapnya.
Dia menyebut pihaknya bakal membuat school klaster atau pengumpulan sekolah dalam satu kecamatan yang nantinya di buatkan sekolah induk.
Dia menjelaskan, sekolah induk tersebut dijadikan sebagai pusat pengolahan mutu. Dengan demikian, kata dia, setiap sekolah akan mendapat haknya.
"Di kecamatan pringgabaya misalnya, SMPN 1 kita jadikan sekolah induk, sehingga semua sekolah baik swasta maupun negeri akan berkumpul di situ untuk pengembangan mutu, bagaimana menyusun kurikulum, membahas infrastruktur," ungkap Wajdi.
Dia menjelaskan, alasan dibentuknya sekolah induk tersebut lantaran jumlah sekolah yang terlalu banyak. ia menyebut, jumlah sekolah di Lombok Timur mencapai 301 sekolah secara menyeluruh.
Jika itu dibina secara keseluruhan melalui dinas, terangnya, pihaknya bakal kewalahan.
"Rencana kita nanti menggunakan school claster itu kita bisa memusatkan perbaikan - perbaikan dari sisi sarana, kurikulum, ketersediaan tenaga akan lebih mudah kita mitigasi," pungkasnya.(jl)


