Iklan

terkini

Bupati Iron Sebut Pemerintah Tak Mampu Bagun Sarana Sekolah Sendirian

Jejak Lombok
Thursday, January 29, 2026, Thursday, January 29, 2026 WIB Last Updated 2026-01-29T12:26:06Z


jejaklombok.com -- Bupati Kabupaten Lombok Timur, H. Haerul Warisin menghadiri acara persemian Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025 untuk jenjang PAUD, SD, dan SMP di Sekolah Dasar Negeri 1 Lenek Duren, Kecamatan Lenek, Kamis (29/1). 


Pada kesempatan itu, bupati menyampaikan adanya keterbatasan anggaran daerah (APBD) dan pusat (APBN).


Kondisi itu disebutnya membuat keterlibatan pihak ketiga seperti Happy Hearts menjadi sangat penting.


Baca Juga : Sekda Lotim Optimis, Produktivitas Masyarakat Ekas Meningkat Jika Laboratorium Rumput Laut Dibangun


"Ini adalah bukti bahwa pemerintah tidak akan pernah mampu membangun sarana pendidikan sendirian. Jika hanya menunggu APBN dan APBD, sekolah-sekolah tidak akan kunjung terbangun. Sinergi antara pusat, daerah, dan swasta harus tampil bersama," tegasnya.  


Disamping itu, Bupati membeberkan komitmen pemerintah untuk menghadirkan layanan pendidikan yang semakin baik bagi seluruh lapisan masyarakat. 


Dia menyebut kehadirian sekolah rakyat (SR), Setelah Lenek Duren, terangnya, SR rencananya akan hadir di Kecamatan Jerowaru. 


Selain itu, Bupati Haerul Warisin juga menyebut rencana keberadaan Sekolah Unggul Garuda. 


"Pendidikan adalah pondasi utama, tidak ada gunanya kita membangun jalan atau sarana fisik yang megah jika anak-anak kita tidak memiliki akhlak, moral dan ilmu," tambahnya.


Terhadap kinerja, bupati mengingatkan kepada kepala sekolah agar bekerja sesuai tugas dan fungsi.


Bukan hanya guru dan kepala sekolah, hal serupa juga berlaku bagi tenaga medis.


“Saya tidak ingin mendengar ada Puskesmas atau rumah sakit yang lambat melatani hanya karena urusan BPJS. Saya minta masyarakat segera mengurus KTP agar akses layanan kesehatan menjadi jelas dan lancar," pesannya.


Dia berpesan agar tetap menjaga kebersihan lingkungan sekolah dan meningkatkan kualitas belajar-mengajar.


Selanjutnya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) M. Nurul Wathoni menjelaskan bahwa lahan tempat berdirinya bangunan sekolah tersebut merupakan tanah hibah dari Kepala Sekolah bersama tokoh-tokoh masyarakat dan pemerintah desa.


Dengan fasilitas tersebut, kadis Dikbud memberikan tantangan kepada para tenaga pendidik berupa pembangunan fisik harus diikuti dengan peningkatan prestasi siswa.


"Bangunannya sudah bagus, tempat belajarnya sudah nyaman. Sekarang tidak ada alasan lagi. Kepala sekolah harus hebat karena tidak ada guru hebat jika kepala sekolahnya tidak mendukung. Jika sarana sudah lengkap namun prestasi tidak muncul, maka Bapak Bupati tentu akan melakukan evaluasi dan pergeseran kepala sekolah," tegasnya.


Disisi lain, Mantan Kepala Sekolah MAN 1 Lombok Timur tersebut memberikan apresiasi terhadap pola pengerjaan bantuan dari Kementerian yang dilakukan secara swakelola. 


Hal itu dinilai memberikan dampak positif karena melibatkan dan memberdayakan masyarakat lokal di sekitar sekolah dalam proses pembangunannya.


Karena itu, dia mengajak seluruh elemen pendidikan untuk menjaga komitmen bersama dalam meningkatkan standar capaian pendidikan di Kabupaten Lombok Timur demi mewujudkan generasi yang unggul dan berdaya saing.


Sementara itu, Ketua Panitia Nur Hidayati memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Lombok Timur serta para donatur, khususnya melalui program Classroom Hope. 


Ia menyebut perbaikan fasilitas bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan investasi kesejahteraan mental bagi pengajar dan siswa.


Program revitalisasi kali ini, jelasnya, menyasar 36 sekolah dasar (SD) dan 10 sekolah menengah pertama (SMP) yang tersebar di 7 kecamatan, Salah satunya wilayah yang mendapatkan perhatian khusus adalah Kecamatan Lenek.(jl) 

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Bupati Iron Sebut Pemerintah Tak Mampu Bagun Sarana Sekolah Sendirian

Terkini

Iklan