Jejak Terkini

Lotim Siap Menuju Kota Pintar

SMART CITY: Bupati Lombok Timur, HM Sukiman Azmy dalam kegiatan kesiapan daerah yang dipimpinnya mwnjadi smart city.

SELONG
-- Salah satu dampak dari menyeruaknya Covid-19 ialah semakin cepatnya transformasi digital. Karena itu, perencanaan dan penerapan kota berbasis digital harus segera dipersiapakan.

Pemimpin di daerah tak lagi hanya berpikir infrastruktur bentuk fisik. Namun juga harus sudah mulai memiliki platform dalam bentuk digital.

Terutama bagi para pucuk pimpinan di daerah, tak terkecuali di Kabupaten Lombok Timur. Langkah yang dapat ditempuh yakni dengan membangun kota pintar atau Smart City. 

“Kita bisa menjadikan teknologi informasi sebagai alat untuk mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas dan bermanfaat bagi banyak orang," ungkap Bupati Lombok Timur, HM Sukiman Azmy, dalam sambutannya dalam acara komitmen bersama menuju Lombok Timur Smart City, Selasa (23/11)

Dengan smart city, pemerintah dapat berkontribusi bagi kesejateraan dan keberlanjutan hidup warga dan kotanya.

Dalam kegiatan itu, orang nomor satu di Lotim ini didapangi oleh Kadis Kominfo dan Persandian, Asisten Pemerintah dan Kesra, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Asisten Administrasi Umum, dan pimpinan OPD lainnya.

Namun demikian, dirinya berharap kolaborasi pemerintah daerah (Pemda) dengan Kementerian Kominfo memberi manfaat bagi masyarakat setempat. Sebut saja seperti meningkatkan efisiensi, memperbaiki pelayanan publik serta meningkatkan kesejahteraan rakyat di daerah.

Namum demikian, dirinya menyebut pentingnya regulasi, agar kota pintar itu dapar bermanfaat bagi masyarakat. 

“Tugas kita adalah bagaimana cara membuat regulasi di lapangan agar smart city dapat dimanfaatkan oleh masyarakat," sebutnya.

Teknologi dan penguasaan, katanya, merupakan kebutuhan untuk mencapai masa depan gemilang. 

Di lain sisi, dia mengakui, membutuhkan sebuah platform media yang dapat memudahkan dirinya melakukan monitoring terhadap perkembangan pembangunan. Termasuk pula isu yang ada di daerah.

“Kita butuh teknologi, kita butuh penguasaan teknologi. Dengan kita berkuasa di dunia teknologi, kita bisa berkiprah dalam dunia ekonomi dan lainnya,” pungkasnya. (kin)

Posting Komentar

0 Komentar