Jejak Terkini

Kisah Dibalik Bantuan 50 Titik Fasilitas Internet Gratis dari HBK

Ilustrasi

MATARAM
-- Sedikitnya sebanyak 50 titik fasilitas internet gratis dibangun oleh H Bambang Kristiono (HBK). Fasilitas sebanyak itu diberikan untuk sekokah, pesantren dan masyarakat umum.

Kisah dibalik bantuan yang diberikan anggota DPR RI dari Dapil Pulau NTB 2 Pulau Lombok ini cukup menyentuh hati. Bantuan yanh diberikan ini sedianya bermula dari sebuah perjalanan reses (serap aspirasi) yanh dilakukan sosok ini.

Suatu siang di kawasan wisata Senggigi, Kecamatan Batulayar Lombok Barat, HBK dalam sebuah perjalanan reses. Di sebuah parkiran sebuah hotel, sekelompok anak usia sekolah tengah berkerumun.

Para pelajar ini nampak sibuk dengan gawai di tangan mereka masing-masing. Bersama tas dan alat tulis, mata para pelajar itu bolak-balik memandangi gawai dan alat tulis mereka dengan seksama.

Pandangan mereka begitu cermat menyimak antara sejumlah bahan tulisan di gawai yang kemudian dibubuhkan ke dalam buku tulis.

Rupanya, sekelompok pelajar itu temgah meriung fasilitas internet hotel tersebut, hanya demi mengerjakan tugas sekolah. Tugas itu diberikan secara daring.

Kepada petugas pengaman hotel, HBK mendapat informasi, anak-anak itu rupanya para pelajar yang tempat tinggalnya di sekitar hotel tersebut. Pihak hotel berbaik hati memberikan password jaringan Wifi di tempat itu.

Di lain waktu, pihak manajemen hotel kadang mengubah akses masuk jaringan internet yang mereka miliki. Tak heran jika para pelajar ini juga kadang kecewa.

Harapan mereka bisa belajar daring pupus. Internet tidak bisa diakses. Tugas mereka terbengkalai.

"Saat itu saya sedang berniat makan siang. Tapi saya lihat anak-anak yang berkumpul dan saya tanyakan kepada petugas hotel," ucap HBK, Minggu (31/10).

Mendapat penjelasan dari petugas hotel, HBK mengaku tertegun. Betapa layanan jaringan provider internet menjadi barang mahal bagi masyarakat dengan ekonomi tak mampu.

Fasilitas internet dianggap vital bagi dunia pendidikan. Dengan internet bisa mengikis batas antara kota dan pelosok desa.

"Tidak ada alasan bagi anak-anaknyang tinggal di pelosok tertinggal pengetahuan dibandinh mereka yang di kota. Dari internet bisa di akses semua jenis pengetahuan," imbuhnya.

Naluri HBK sebagai seorang bapak juga rupanya tersentuh menyaksikan kejadian yang dilihatnya. Ia tidak ingin kegembiraan anak-anak terenggut lantaran ketidakmampuan mengakses fasilitas internet.

Dari kejadian inilah HBK berinisiatif memberikan internet gratis. Internet ini diberikan sekolah, pesantren dan masyarakat umum.

“Untuk tahap pertama, akan dimulai di 25 sekolah, pondok pesantren, dan fasilitas umum,” katanya.

Bagi HBK, internet akan memperluas cakrawala berpikir. Fasilitas ini harus dipermudah bagi anak-anak di Pulau Lombok.

Terinspirasi dari peristiwa itu, HBK berjuang meyakinkan pejabat-pejabat di Kemkoninfo RI. Fasilitas internet gratis untuk masyarakat di Pulau Lombok pun mulai bisa direalisasikan tahun 2021.

Fasilitas ini disalurkan melalui program BHAKTI yang dimiliki Kemenkominfo RI. Fasilitas internet gratis ini ditempatkan di sekolah-sekolah swasta yang belum terjangkau bantuan layanan internet dari pemerintah, kemudian pondok-pondok pesantren, dan juga fasiltias-fasilitas umum yang menjadi tempat masyarakat berkumpul.

Melalui HBK Peduli, yayasan yang dimilikinya, HBK telah mendaftarkan 50 sekolah, pondok pesantren, dan fasilitas umum yang akan dibangunkan fasilitas internet gratis tersebut.

Sekretaris HBK Peduli, Rannya Agustyra Kristiono mengatakan, pembangunan fasilitas internet gratis ini akan dilakukan secara bertahap. 

“Untuk tahun 2021 ini akan kami realisasikan di 25 sekolah, pondok pesantren, dan fasilitas umum terlebih dahulu,” ungkap Rannya.

Selanjutnya di awal tahun depan, 25 sekolah, pondok pesantren dan fasilitas umum sisanya akan menyusul mendapatkan fasilitas serupa.

Secara umum, dara yang kini masih menempuh studi di Brunel University, London, Inggris ini mengatakan, di Lombok Timur, fasilitas internet gratis ini akan dibangun di enam titik. Lombok Utara delapan titik, Lombok Tengah 12 titik, Lombok Barat sembilan titik, dan di Kota Mataram empat titik.

“Menjadi rasa syukur kami di HBK Peduli, bantuan inernet gratis ini bisa menghadirkan kemanfaatan yang besar dan luas bagi saudara-saudara kami di Pulau Lombok,” kata Rannya. (jl)

Posting Komentar

0 Komentar