Jejak Terkini

Jaga Iklim Investasi, Bupati Lotim Proyeksi Peningkatan SDM

SAMBUT: Bupati Lombok Timur, HM Sukiman Azmy saat menyambut kehadiran tim penilai Kementerian Investasi.

SELONG
-- Iklim investasi memang harus dipastikan baik, terutama di daerah. Terlebih di tengah gempuran covid-19. 

Lantaran itu, pemerintah pusat melalui Kementerian Investasi melakukan penilaian tehadap kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Penilaian ini guna memastikan pelaksanaan berusaha dan pelayanan publik yang prima. 

Penilaian akan berlansunng dari tanggal 8-9 Juni 2021.

Tim verifikasi lapangan Penilaian Kinerja PTSP dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB) Pemkab Lombok Timur tahun 2021 yang berasal dari Kementerian Investasi.

Bupati Lombok Timur, HM Sukiman Azmy menyambut baik hal itu. Dirinya memaparkan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kabupaten Lombok Timur, kedepan akan meningkatkan proyeksi pelayanan perizinan.

"Peningkatan fasilitas seperti fisik bangunan dan sumber daya manusia (SDM)," ucap HM Sukiman Azmy, dalam sambutan penerimaannya yang dilakukan secara online, Kamis (10/6).

Fokus itu disebutnya, dalam upaya peningkatan kinerja pelayanan PTSP dan investasi di daerah ini.

Karena itu, dirinya meminta tim penilai dapat menelaah dengan tajam kondisi dan potensi yang dimiliki PMPTSP Lombok Timur. 

Sukiman mengatakan, hal itu bukan tanpa dasar, melainkan ia melihat kondisi saat yang masih belum optimal dibandingkan daerah lain. Namun demikian, dia masih menyimpan harapan bisa menuai hasil positif.

Berdasarkan nilai sementara, Lotim menduduki posisi ketiga. Selain itu, dilakukan pula verifikasi lapangan di masing-masing daerah. Penilaian akan berlangsung hingga 11 Juni mendatang.

"Kondisi saat ini Lombok Timur belum optimal dibandingkan daerah-daerah lain, namun saya berharap dapat mendapat hasil positif," ujarnya.

Salah seorang tim penilai Kementrian Investasi, Munzohri memaparkan, ada beberapa tahapan penilaian yang masih harus dilalui. Metode penilaian ini jelasnya, dilakukan dengan pengawasan melalui online single submission (OSS), dan telah dimulai April lalu.

Ia berharap Lotim masuk dalam 25 besar untuk melanjutkan penilaian dengan uji pemaparan, dan seterusnya akan dilakukan uji petik sebagai penilaian terakhir.

"Kita berharap Lotim masuk dalam 25 besar," ucapnya. (kin)

Posting Komentar

0 Komentar