Terekam Video, Ngarak Ramai Berendam di Segara Anak

BERMAIN: Itik gunung terekam video asyik bermain dalam tangkapan layar yang diunggah IG btn_gr_rinjani.

MATARAM
— Kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) tak henti-hentinya membuat ketakjuban penuh kejutan. Selalu ada yang fantastis dan belum banyak diketahui khalayak.

Setelah beberapa waktu lalu, air Danau Segara Anak di kaldera gunung itu menyajikan air tiga warna. Sekitar April kemarin, ada juga pemandangan lain, yakni keberadaan itik gunung.

Kehadiran itik gunung ini viral sejak diunggah sekitar 4 jam lalu, Selasa (4/5), dalam sebuah video oleh akun Instagram btn_gr_rinjani. Dalam durasi sesingkat itu, sekitar 2 ribuan lebih netizen sudah menonton video tersebut.

Itik gunung yang terekam dalam video itu berkoloni dalam jumlah relatif banyak. Jumlahnya mencapai belasan.

Nampak itik gunung itu terlihat asyik berendam dan berenang. Sesekali waktu mengepakkan sayapnya di tengah-tengah danau.

Itik gunung ini sedianya bukan hal baru bagi warga sekitar kaki Gunung Rinjani. Masyarakat setempat bahkan memberi nama tersendiri untuk itik gunung tersebut, yakni Ngarak.

Penamaan Ngarak sendiri sebenarnya diambil dari bahasa Sasak khas warga setempat, selun-selun arak (tiba-tiba ada). Dari penamaan ini sendiri bisa dipastikan proses migrasi hingga menetapnya itik ini tidak diketahui ihwalnya. Warga setempat hanya mengetahui bahwa itik ini sudah tiba-tiba ada.

Seperti dilansir dalam postingan tersebut, Ngarak sendiri merupakan satwa kelas Aves. Sejarah keberadaannya tidak diketahui persis dan bahkan menjadi teka-teki.

Yang jelas, Ngarak ini lazim diketahui bernama Black Pacific Duck atau Anas Superciliosa dalam bahasa latin. Pihak IUCN menetapkan satwa ini berstatus konservasi Beresiko Rendah atau Least Concern (LC).

Kendati dengan status tersebut, bukan berarti satwa ini bebas dari potensi kepunahan. Karena itu, dalam akun tersebut, pihak Balai TNGR mengajak khalayak melestarikan habitat satwa yang satu ini. (jl)

Posting Komentar

0 Komentar