728x90

ad

Tekan Harga Pasar, Masyarakat Diimbau Punya Cadangan Makanan

Ir. Masyhur

SELONG
-- Akibat cuaca ekstrem membuat ketersediaan pangan di berbagai daerah tidak menentu. Kondisi yang sama terjadi pula di Timur. 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Diskapang) Lombok Timur, Ir. Masyhur megungkapkan, berdasarkan analisis lapangan beberapa komoditi pangan mulai mengalami kenaikan. Tidak hanya cabai, kacang-kacangan pun mulai naik harga.

Kondisi ini disebutnya merupakan sebuah kewajaran jika beberapa komoditi mengalami kenaikan. Hal itu disebabkan akibat cuaca yang tidak menentu sehingga mengancam hasil pertanian masyarakat. 

"Cabai misalnya, sangat sulit untuk diproduksi pada musim penghujan. Bahkan, beberapa komoditi mengalami lonjakan harga karena stok memang berkurang akibat cuaca," ucapnya, Jum'at (12/3).

Selain gagal panen, cuaca buruk dinilai tidak menutup kemungkinan menyebabkan keterlambatan pengiriman barang. Akibatnya, sebagian barang mengalami kerusakan.

Buntutnya, kondisi itu spontan mengalami kenaikan untuk menutupi kerugian pedagang.

Namun, bagi Masyhur kenaikan harga komoditas tersebut tidak memiliki efek yang kuat. Ia menyebut satu komoditi yang sangat berpengaruh terhadap keseimbangan ialah beras. Hal itu menyebabkan Diskapang fokus memantau ketersediaan komoditi beras.

Ia menghimbau kepada masyarakat agar menyediakan stok pangan di rumah masing-masing. Hal itu dinilai efektif untuk menekan harga pasar.

"Jika cabai mengalami lonjakan harga tidak berpengaruh, berbeda dengan beras langsung berpengaruh, sehingga terus kita pantau," katanya.

Ia berharap, masyarakat dapat bekerjasama membantu pemerintah dengan menyetok pangan di rumahnya guna mengantisipasi lonjakan harga. (hs)

Posting Komentar

0 Komentar