728x90

ad

Tabrakan Beruntun, Kenek Fuso Tewas

INSIDEN: Insiden tabrakan beruntun terjadi di Desa Jurang Jaler melibatkan lima kendaraaan sekaligus.

PRAYA
-- Kenek truk fuso tewas akibat tabrakan beruntun yang terjadi di jalan raya Desa Jurang Jaler, Kecamatan Praya Tengah, Lombok Tengah, Senin (22/3) pukul 16.00 Wita tadi. 

"Benar, Wawan (39) kenek truk fuso asal Nganjuk, Jawa Timur meninggal di tempat akibat kecelakaan beruntun tersebut," kata Kasat Lantas Polres Lombok Tengah, AKP Donny Setiawan.

Kecelakaan tersebut melibatkan lima kendaraan sekaligus. Yakni tiga jenis kendaraan truk fuso, mobil Xenia dan satu sepeda motor.

Peristiwa itu terjadi saat dua kendaraan truk fuso yang bermuatan alat berat sedang dalam keadaan berhenti. Kendaraan tersebut berhenti karena dari salah satu kendaraan tersebut mengalami pecah ban.

Dimana waktu itu korban berada di bawah kendaraan sedang memperbaiki ban yang pecah. Tiba-tiba kendaraan truk fuso bernomor polisi EA 8738 A datang dari arah belakang melaju kencang.

Tronton itu langsung menabrak kedua tronton yang ada di depannya. Akibatnya, korban yang sedang memperbaiki ban di bawah kolong terlindas dan meninggal di lokasi. 

"Dugaan sementara, truk fuso EA 8738 A yang dikemudikan Dedi Haryadi (30) warga Desa Baru Talan, Kecamatan Moyo Kabupaten Sumbawa Besar mengalami rem blong," jelasnya. 

Tidak hanya itu, laju dari kendaraan truk fuso yang dikemudikan Dedi Haryadi masih belum terkendali dan kembali menabrak mobil Xenia dan sepeda motor Yamaha N-Max. Dimana kedua kendaraan itu dalam keadaan berhenti mengantri menuju arah utara dan berada di jalur sebelah kanan. 

"Truck fuso itu juga menabrak mobil Xenia dan menyerempet sepeda motor N-Max yang berada di sebelah kanan," lanjut Donny. 

Selanjutnya korban meninggal dunia dan para luka-luka akibat kecelakaan tersebut langsung dibawa ke Rumah Sakit Daerah Umum Praya. Ini dilakukan untuk mendapat tindakan medis.

Ditaksir dari kecelakaan ini mengakibatkan kerugian materil yang sangat besar. Jumlahnya mencapai Rp 400 juta.

"Kini kasus tersebut dalam penanganan Unit Laka Lantas Polres Lombok Tengah. Para saksi dan sopir dari masing-masing kendaraan masih dalam proses pemeriksaan," tandasnya. (jl)

Posting Komentar

0 Komentar