728x90

ad

Kanal "Ayo Ke Lombok" Inovasi Dispar Lobar Bantu Ekraf

Ilustrasi

GERUNG
-- Inovasi tak ada matinya seolah menjadi bagian dari yang mendarah daging di tubuh jajaran Dinas Pariwisata Lombok Barat. Selalu saja ada hal baru yang membuat banyak pihak berdecak kagum atas inovasi tersebut.

Kanal "Ayo Ke Lombok" misalnya. Kanal yang satu ini dilahirkan untuk membantu para pelaku usaha pariwisata. Lewat kanal ini para pelaku ekonomi kreatif di bidang pariwisat bisa memperkenalkan produk mereka.

Kehadiran kanal ini rupanya mendapat pujian dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI. Kanal ini disebut sangat membantu lara pelalunusaha pariwisata di bidang ekraf.

Pujian ini datang dari Direktur Pengembangan SDM Ekonomi Kreatif Kamenparekraf RI, Muhammad Ricky Fauziyani. Lewat kanalnini, pelakunusaha disebutnya bisa memperkenalkan dan memasarkan semua produknya.

"Mulai dari produk ekraf, akomodasi, kuliner, transportasi, dan destinasi wisata. Saat ini aplikasi Ayo Ke Lombok sudah dapat diunduh di Playstore," ucapnya, Rabu (31/3).

Apa yang dilontarkan Ricky ini disampaikan saat melaksanakan program peningkatan kualitas sumber daya manusia. Peningkatan kualitas ini khususnya pemasaran produk ekraf melalui digital marketing.

Tahun lalu kegiatan Bimbingan teknis digital marketing bagi pelaku ekraf menyasar tiga desa. Yakni, Desa Midang Kecamatan Gunungsari, Desa Batu Kumbung Kecamatan Lingsar, dan Desa Sesaot Kecamatan Narmada.

Sementara tahun ini kegiatan dilaksanakan di Desa Lembar Selatan Kecamatan Lembar, dan Desa Senteluk Kecamatan Batulayar.

"Bimtek ini simpel, hanya menggunakan HP, kemudian bapak dan ibu bisa menjual barang-barang melalui medsos yang ibu dan bapak punya," sebutnya.

Tak hanya itu, Ricky berniat tahun berikut pihaknya akan kembali menggelar kegiatan serupa berupa pelatihan kewirausahaan. Peserta yang nantinya dilibatkan bakal dilatih dan diberikan pendampingan dalam mengisi kanal Ayo Ke Lombok.

Selain pemaparan tentang digital marketing, bimtek juga diisi dengan teknik pengambilan foto. 

Salah satu peserta, Winda Ekasusanti menganggap kegiatan ini sangat bermanfaat dalam mempromosikan produk-produknya. Ia berharap kegiatan semacam ini lebih sering digelar.

"Kegiatan ini sangat bermanfaat sekali bagi kami karena diajari bagaimana cara mengambil foto produk kami dan cara kami mempromosikan di sosial media," ujarnya.

Ia juga menyinggung materi yang diberikan. Menurutnya, paparan narasumber sangat bagus dan mudah dicerna.

Kegiatan bimtek pagi tadi juga dihadiri oleh Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid. Dalam kesempatan itu, Fauzan berpesan agar para pelaku ekraf saling mendukung dan saling menyanjung.

“Tetapi masing-masing pelaku ekraf juga harus semakin getol dan gencar mempromosikan kelebihan-kelebihan produk yang dihasilkan masing-masing. Dengan begitu cara bersaing akan menjadi sehat,” pesannya. (jl)

Posting Komentar

0 Komentar