Jejak Terkini

Ini Program Kerja 100 hari Pathul-Nursiah

PARIPURNA: Bupati Lombok Tengah, HL Pathul Bahri menyalami Ketua DPRD Loteng M Tauhid didampingi Wakil Bupati Loteng H Nursiah dan unsure pimpinan DPRD Loteng lainnya usai sidang Paripurna, Senin siang.

PRAYA
— Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah (Loteng) HL Pathul Bahri dan H Nursiah meluncurkan program 100 hari. Program 100 hari disampaikan dalam sidang paripurna di ruang rapat utama DPRD Lombok Tengah, Senin siang. Tidak hanya program 100 hari, Pathul-Nursiah menyampaikan program jangka panjang lainnya.

Sebagai langkah awal mewujudkan komitmen politik membangun daerah, Pathul-Nursiah merumuskan program 100 hari kerja. Terdapat empat target yang ingin dicapai. Yakni tajuk pembangunan Lombok Tengah, citra personal kepala daerah, citra Kelembagaan Pemerintah Lombok Tengah dan relasi antar kepala daerah dan masyarakat di akar rumput.

“Untuk mencapai target tersebut, terdapat rancangan delapan cluster teknis yang dapat digunakan untuk mempertahankan marwah  Daerah ini dalam 100 hari kerja. Kedepalan rancangan tersebut terdiri dari program utama dan program penunjang. Program utama merupakan rancangan program yang ditujukan secara langsung ke masyarakat dengan kegiatan yang dilakukan secara konkrit dengan penggunaan biaya yang kecil,” tegas HL Pathul Bahri dalam sidang paripurna di DPRD Loteng, Senin.

Terkait program 100 hari dan program lainnya, Pathul Bahri mengajak semua element bahu-membahu membangun daerah setelah gelaran pilkada usai. Menurutnya, daerah baru akan bisa dibangun jika semua terlibat. “Semua bisa kita lakukan kalau kita lakukan bersama-sama,” terang Lalu Pathul Bahri paripurna.

Ditegaskan, pemerintahan Pathul-Nursiah akan tingkatkan kolaborasi dengan berbagai elemen lainnya. Sejatinya, proses pembangunan lima tahun sebelumnya merupakan proses pembangunan dimana mereka berdua ada di dalam. 

“Saat ini kita memiliki sejumlah tantangan yang harus dilalui. Diantaranya persiapan perhelatan MotoGP 2021,” terangnya.

Tantangan besar lainnya adalah Covid-19. Pemerintah daerah bahkan diharuskan melakukan refocussing anggaran untuk penanganan wabah covid-19. Sehingga pihaknya berharap dukungan penuh segenap anggota dewan. Sehingga refocussing tersebut dapat berjalan dengan mudah.

Tantangan lain yang harus dibenahi adalah penataan birokrasi agar dari waktu ke waktu lebih  baik. Pathul-Nursiah akan berupaya membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah pusat, provinsi dan swasta.

Ditegaskan, pihaknya mengusung visi mewujudkan Lombok Tengah Bersatu Jaya. Visi ini merupakan kelanjutan dari visi pemerintahan sebelumnya. Visi ini merupakan sebuah cita-cita yang digali dari nilai-nilai hidup dan kehidupan masyarakat.

“Agar visi kami tidak hanya sebatas ilusi, kami akan berupaya mengejawantahkan visi tersebut dalam misi-misi merawat Ahlaqul Karimah dalam kehidupan bermasyarakat, mencapai sumber daya manusia yang cerdas, mandiri dan unggul, pelayanan umum pemerintahan yang mudah, cepat dan bersih, pembangunan ekonomi yang berkeseimbangan dan berkelanjutan didukung infrastruktur berkualitas dan melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai budaya luhur,” tegasnya. (aw)


Posting Komentar

0 Komentar