728x90

ad

Gegara Dituduh Dukun Santet, Rumah Warga Ini Dirusak

BERANTAKAN: Kondisi dalam rumah Jalil tadah berantakan setelah menjadi sasaran amarah warga.

KOTA BIMA
-- Rumah Jalil Tadah, 57 tahun, rusak tak karuan. Amukan massa yang tak terbendung menjadi penyebab kerusakan warga Jatibaru Timur, Kecamatan Asakota Kota Bima tersebut.

Tak hanya rumah yang menjadi sasaran kemarahan warga setempat. Sejumlah perabotan di dalamnya turut menjadi keberingasan massa.

Tak cukup dengan merusak, nyawa Jalil dan keluarga juga terancam. Aparat yang tak kuasa mengendalikan amukan massa dengan sigap mengambil langkah evakuasi.

Keselamatan Jalil dan keluarga kini berada di bawah pengawasan pihak kepolisian. Ada tiga orang yang dievakuasi dalam insiden itu, termasuk Jalil.

Kapolsek Asakota IPTU H Syamsuddin mengatakan, sejauh ini pihaknya masih menyelidiki penyebab kejadian itu. Peristiwa yang menimpa Jalil dan keluarga ini terjadi kemarin.

"Jalil dan keluarga kita amankan. Jangan sampai ada nyawa melayang," ungkapnya, Kamis (25/3).

Aksi perusakan rumah Jalil ini terjadi sekitar pukul 21.00 Wita, Rabu malam (24/3). Beruntung dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa. Hanya rumah dan perabot yang rusak.

Sebelum peristiwa perusakan terjadi, Jalil dan keluarga sedang berada di dalam rumah. Mereka sempat curiga karena tiba-tiba banyak warga yang jalan mondar-mandir dekat rumahnya. 

Tahu rumahnya jadi sasaran amuk massa, Jalil Tadah dan keluarganya bergegas keluar menyelamatkan diri dibantu tetangga. Mereka pun keluarga ini langsung diselamatkan menuju Mapolsek Asakota.

"Sejak tadi malam anggota polisi sudah ke TKP dan melakukan olah TKP. Ada beberapa barang bukti yang sudah kita amankan," jelasnya.

Menurut Syamsuddin, permasalahan tuduhan dukun santet harus diselesaikan secara komprehensif. Artinya Semua pihak harus terlibat, termasuk tokoh agama dan tokoh masyarakat, dengan memberikan edukasi kepada masyarakat.

"Jangan sampai stigma dukun santet itu tidak terus berkembang," tandasnya. (jl)

Posting Komentar

0 Komentar