728x90

ad

NTB akan Bangun Technopark Sumber Daya Pesisir dan Laut

Gubernur NTB, H Zulkifliemansyah saat menerima Kepala Badan Peneliti Pusat Riset Kelautan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KemKP), Taslim Arifin di ruang kerjanya.

MATARAM
- Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (BRSDM KP-KKP) merencanakan pembangunan Technopark Sumber Daya Pesisir dan Laut. Technopark ini direncanakan berlokasi di Lombok Tengah. 

Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah mengungkap, pihaknya terus mendukung dan mengapresiasi perencanaan technopark tersebut. 

"Saya kira technopark salah satu program unggulan dari Presiden dan kalau direalisasikan ini akan bagus sekali, karena NTB dengan technopark bukan suatu hal yang baru," ucapnya, saat menerima audiensi Kepala Badan Riset Kementerian Kelautan dan Perikanan di Ruang Kerja Gubernur NTB, Senin (1/2). 

Pada kesempatan tersebut, ia mengutarakan harapannya agar technopark yang akan dibangun tersebut selain fokus pada pengembangan kelautan dan perikanan juga dapat berkontribusi dalam pengembangan sumber daya dan potensi lokal yang ada. 

"Sektornya bisa diganti dari tambak udang, limbahnya bisa jadi pakan lobster, rumput laut kemudian nanti bisa menjadi kosmetik" tuturnya. 

Kepala Badan Peneliti Pusat Riset Kelautan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KemKP), Taslim Arifin menceritakan, ide awal dari technopark pada saat tahun 2014-2015 ketika ada program Blue Ekonomi di Lombok yang di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan. 

"Technopark Sumber Daya Pesisir dan Laut ini akan menjadi center of excellence di bidang riset. Hal ini untuk mendukung kebijakan - kebijakan kelautan dan perikanan, konsepnya yaitu wilayah Lasser Sunda Island yang berpusat di Lombok" tutur Taslim.

Selanjutnya, akan dilakukan proses pembicaraan yang lebih dalam mengenai pembangunan Technopark Sumber Daya Pesisir dan Laut di Lombok dengan pimpinan terkait agar tahun ini dapat segera dilaunching. 

"Semoga dengan dukungan Gubernur kita dapat memulai dan kami akan melaporkan kepada pimpinan untuk segera memulainya," ungkapnya.

Sementara itu, kehadiran (BRSDM) KP - KKP selain membicarakan Tecnopark juga akan menginisiasi berbagai potensi Kerjasama yang dapat dikembangkan. 

"Kami ingin menginsiasi kerjasama untuk mengoptimalisasi pengelolaan wilayah-wilayah pesisir dan pulau - pulau kecil di NTB," tutupnya. (jl)

Posting Komentar

0 Komentar