Jejak Terkini

Kadispora Sebut Program Tekendala Sistem Kementerian

Izzuddin

SELONG
-- Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Lombok Timur menyebut program kepemudaan yang telah direncanakan terkendala sistem di kementerian terkait.

Kepala Dispora Lombok Timur, Izzuddin menerangkan, banyak program telah dilaksanakan tak bisa masuk kedalam sistem kementerian. Penyebabnya lantaran tidak sesuai dengan program prioritas yang direncakan di tingkat nasional.

"Banyak program yang telah kami rencanakan, tapi terkendala di sistem kementerian," ujarnya, Jumat (19/2).

Ia mencontohkan, seperti keinginannya menyiapkan aplikasi memasarkan produk pemuda. Namun ketika diinput ke dalam sistem program tersebut tertolak.

Meski demikian, pihaknya telah menyiapkan berbagai program pembinaan pemuda. Program pembinaan ini guna mengembangkan kapasitas diri dan organisasi pemuda.

Ia pun menyebut salah satunya keberadaan pemuda pelopor. Program yang tiap tahun dilombakan ini sebagai duta kepemudaan tingkat nasional. 

Keberadaan pemuda yang memiliki kepeloporan ini hendak menjadi agen untuk memberikan pembinaan kepada pemuda yang lain.

Lantaran itu, ia pun telah mendorong pemuda yang telah mengikuti ajang tersebut untuk membentuk perkumpulan. Perkumpulan ini nantinya menjadi ruang komunikasi bagi para pemuda itu sendiri.

"Saya sangat respek dengan pemuda pelopor ini," terangnya.

Namun tanggapan yang berbeda datang dari mantan pemuda pelopor, Lalu Malik Hidayat. Ia mengatakan, program pemuda pelopor ink sebenarnya sangat bagus. Terlebih program ini langsung dari kementerian.

Namun di lain sisi, program itu nampak seperti kejar setoran. Tak heran jika program ini dilaksanakan hanya untuk menyelesaikan kewajiban.

Sepulang menjadi duta, lanjut mantan pemuda pelopor tahun 2006 ini, tak ada komunikasi bahkan pembinaan ataupun pendampingan. Minimal dengan adanya infrastruktur penghubung.

"Seperti kejar setoran tidak ada pembinaan lebih lanjut. Bahkan pemuda ini telah membawa nama daerahnya untuk bertarung di nasional sesuai bidang yang mereka tekuni," ucapnya. (kin)

Posting Komentar

0 Komentar