728x90

ad

Mobil Ambulance Puskesmas Lepak Dilempari Batu

DILEMPAR: dua unit mobil ambulans Puskesmas Lepak dilempar orang tak dikenal.

SELONG
--Dua mobil ambulance Puskesmas Lepak, Kecamatan Sakra Timur Lombok Timur dilempari batu. Mobil tersebut dilempari saat berada di halaman parkir Puskesmas Lepak.

Tidak diketahui motif pelemparan tersebut. Terlebih pelaku yang melempar juga tidak diketahui identitasnya. Namun demikian, akibat pelemparan tersebut, kontan membuat kaca belakang kedua mobil itu pecah.

Dari hasil keterangan Saksi Satpam Pegadaian Lepak, Sulhadi menjelaskan, sekitar pukul 02.30 Wita, ia yang baru masuk ke dalam Kantor Pegadaian. Saat itu, ia hendak beristirahat karena dirinya kurang sehat.

Berselang kemudian, ia mendengar suara motor datang dari arah timur. Motor itu kemudian berhenti di depan Kantor Pegadaian.

Selang beberapa saat, ia mendengar suara lemparan. Mendengar suara tersebut ia langsung keluar dan melihat 3 unit sepeda motor kabur ke arah barat. Motor itu dilarikan ke jurusan Lepak Motong Tangi Kecamatan Sakra Timur.

"Setelah saya melihat keluar, tiga motor tersebut kabur ke arah barat jurusan Lepak Montong Tangi," jelasnya, Senin (25/1).

Selanjutnya Sulhadi bersama keluarga pasien di Puskesmas tersebut keluar karena mendengar suara lemparan tersebut. Setelah itu, mereka memeriksa sekitar halaman Puskesmas Lepak dan menemukan kaca belakang 2 mobil ambulance Puskesmas Lepak yang terparkir di halaman Puskesmas sudah pecah dan ditemukan 4 buah batu di bawah mobil ambulance itu.

"Setelah kami memeriksa kami temukan kaca belakang ambulance tersebut pecah dan kami menemukan 4 buah batu bekas pelemparan itu," katanya.

Sementara itu, Kasubag Humas Porles Lotim, Iptu Lalu Jaharudin membenarkan kejadian tersebut. Kasus tersebut sedang diselidiki Personil Kanit IK Polsek Sakra Timur.

Kapolsesk juga melaksanakan Koordinasi dengan Pegadaian Lepak, Kecamatan Sakra Timur. Ini dilakukan untuk meminta pengecekan CCTV milik pegadaian yang mengarah ke lokasi kejadian.

"Dan pihak Puskesmas juga diminta membuka CCTV milik Puskesmas Lepak untuk segera mengungkap para pelaku pelemparan," jelasnya.

Kemudian pihak Puskesmas Lepak disarankan segera membuat laporan ke polisi untuk menjadi dasar kepolisian melakukan penyelidikan dan penyidikan. 

"Dari Polsek menyarankan pihak Puskesmas membuat laporan untuk menjadi dasar pihak kepolisian menyelidiki kasus ini," tutupnya. (zaa)

Posting Komentar

0 Komentar