Iklan

terkini

Mayat Bayi Ditemukan di Irigasi Perswahan

Jejak Lombok
Minggu, 17 Januari 2021, Minggu, Januari 17, 2021 WIB Last Updated 2021-01-17T03:53:11Z

GEGER: Polisi memasang garis polisi setelah warga digegerkan penemuan mayat bayi.

SELONG
-- Seorang bayi ditemukan mengambang di saluran irigasi persawahan milik warga. Penemuan ini tepatnya di Dusun Sagik Mateng Selatan, Desa Pene, Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur. 

Bayi berjenis kelamin perempuan itu ditemukan sekitar pukul 13.00 Wita di dalam kantong plastik hitam. Ia terbalut lumpur dan dalam kondisi sudah tak bernyawa.

Kepala Wilayah Sagik Mateng Selatan, Fauzi mengamini kejadian tersebut. Awalnya dirinya mendapat laporan dari warga yang tengah di sawah.

"Ada yang melapor ada penemuan bayi," terang Fauzi,  Sabtu (17/1).

Dia menuturkan, awal mula penemuan bayi tersebut, pada saat Bapak Jumade ingin mengairi sawahnya. Dari saluran irigasi yang terletak di Bagik Kompong. 

Lantaran jalur ini biasanya digunakan oleh petani sebagai jalur pembagian aliran air menuju sawah warga. 

Namun pada saat Jumade hendak menutup salah satu saluran agar air menuju ke sawahnya. Ia melihat bungkusan plastik hitam, saat disentuhnya terasa kenyal.

Awalnya ia (Jumade, red) mengira itu adalah bangkai kawanan monyet yang sudah mati dibunuh orang lalu dibuang. Tapi rasa penasarannya membuncah, dan ia pun membuka bungkusan plastik tersebut

"Ternyata isinya bayi yang terbalut lumpur dan dalam keadaan meninggal. Dan barulah pulang melaporkannya ke saya," bebernya.

Di tempat kejadian juga ada warga lainnya yakni Haerani. Yang kebetulan melintas di tempat itu. Haerani hendak pergi menanam padi.

Kemudian ia (Haerani, red) melihat bayi. Sontak ia mengangkatnya dan membersihkan lumpur yang menyelimuti tubuh bayi tersebut.

"Saya ke TKP sambil membawa kain kafan untuk membungkus bayi itu. Lalu sekitar pukul 14.00 WITA saya laporkan ke Polsek Jerowaru," terangnya.

Kapolsek Jerowaru, IPDA Abd Rasyid, membenarkan peristiwa tersebut. Pihaknya mendapatakn laporan dari kepala wilayah setempat. Dari laporan itu, ia langsung terjun ke lokasi.

"Menurut laporan bayi itu ditemukan oleh warga yang mau mengairi sawahnya. Bayi itu dipenuhi dengan lumpur," ujarnya.

Tak lama berselang, jenazah bayi tetsebut dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Sukaraja untuk dilakukan visum.

Dari hasil pemeriksaan medis, bayi tersebut diperkirakan meninggal sejak 6 jam yang lalu. Bayi itu sendiri memiliki berat 2,7 kg, dan panjang 48 cm dan terlahir normal. 

"Tidak ditemukan luka akibat kekerasan," ucapnya.

Ia mengaku, pihaknya telah berkoordinasi dengan Polres Lombok Timur. Korban diserahkan ke Pemerintah Desa Pene untuk dimakamkan.

"Kami masih melakukan penyelidikan dan menghimpun bahan keterangan untuk dapat mengungkap siapa pelaku pembuangan bayi tersebut," tandasnya. (sy)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Mayat Bayi Ditemukan di Irigasi Perswahan

Terkini

Iklan