Jejak Terkini

Jadi Obyek Wisata, Bendungan Meninting Bakal Dilengkapi Museum

PANTAU: Gubernur NTB, H Zulkifliemansyah saat memantau progres pembangunan Bendungan Meninting bersama pihak BWS.

MATARAM
--Progres pembangunan Bendungan Meninting terus dikebut. Bendungan seluas 50 hektar ini ditarget bisa rampung September 2023 mendatang.

Kepala Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara I, Hendra Ahyadi mengatakan, bendungan ini nantinya bakal dijadikan obyek wisata. Niatan ini karena di atas bendungan ini bisa dilihat view Kota Mataram.

"Pemandangan dari atas sini (Bendungan Meninting) kalau dilihat ke arah Kota Mataram sangat indah, apalagi malam hari," ucapnya.

Bendungan dengan kedalaman 80 meter ini disebutnya akan dilengkapi museum. Sarana ini akan dijadikan wadah mendokumentasikan sisi historis pembangunan bendungan-bendungan yang ada di NTB. 

Andai bendungan ini sudah jadi, terangnya, dipastikan sanggup menampung sekitar 12 juta kubik air. Dimana air yang ditampung di bendungan ini digunakan untuk keperluan air irigasi pertanian.

Dalam pembangunan megaproyek tersebut, rencananya akan dibangun pula saluran yang akan membelah Pulau Lombok. Sepanjang jalur tersebut juga akan dibangun jalan inspeksi sepanjang 60 kilometer. 

"Jalan ini akan langsung tembus ke kawasan Mandalika," terangnya. 

Jalur inspeksi ini akan dijadikan jalur sepeda. Dengan demikian, diharapkan akan menjadi objek wisata baru. Terutama untuk event sepeda berkelas internasional.

"Pembangunan jalur sepeda ini kita harapkan jadi objek event wisata baru, di mana Bendungan Batujai sudah ada wisata pacuan kuda," sambungnya.

Senada, Gubernur NTB H Zulkifliemansyah mengatakan, bendungan ini seluas 50 hektar ini bakal menampung 12 juta kubik air. Sejauh ini progres pembangunannya masih berjalan lancar.

Ia berharap pengerjaan bendungan ini tidak menemui kendala. Sehingga pada September 2023 mendatang proyek ini tuntas dikerjakan. (jl)

Posting Komentar

0 Komentar