Jejak Terkini

Labelisasi Agar KPM Mau Graduasi Mandiri

LABELISASI: Petugas PKH melabelisasi rumah KPMI di Kecamatan Pringgasela.

SELONG
--Pelabelan rumah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kecamatan Pringgasela Lombok Timur mulai dilaksanakan Pemkab Lombok Timur. Peluncuran labelisasi ini digelar di Kantor Desa Rempung, Senin (21/12).

Labelisasi ini dihajatkan agar publik mengetahui mana masyarakat yang mendapatkan bantuan sosial.

Koordinator Kecamatan PKH Pringgasela, Zulkarnain mengatakan, labelisasi rumah KPM di Kecamatan Pringgasela sebanyak 6.886. jumlah rumah sebanyak itu tersebar di 10 desa. 

Dalam pelaksanaan labelisasi, pihaknya tetap akan berkoordinasi dengan Pemdes. Langkah ini dibil agar Pemdes juga turut serta.

Andai dalam perjalanannya nanti, bila ada KPM yang telah dikategori sejahtera tapintidak mau digraduasi, dengan sendirinya akan dihentikan sistem.

"Tetapi hal tersebut tidak kami lakukan dan tetap mengedepankan etika dengan memberikan pemahaman dan saran kepada KPM bersangkutan untuk graduasi mandiri," katanya, Senin (21/12).

Dengan graduasi ini pula, terangnya, bantuannpemerintah benar-benar tepat sasaran. KPM yang terkategori sejahtera dengan sendirinya harus mundur dan memberi kesempatan yang lain.

"Sejauh ini, KPM PKH yang sudah graduasi mandiri di Pringgasela mencapai 58 orang dari 100 orang target," pungkasnya.

Di sisi lain, Koordinator Kabupaten PKH Lombok Timur, Saparudin menjelaskan, labelisasi rumah KPM perintah dari pemerintah daerah. Tujuanya agar mengetahui masyarakat yang mendapatkan bantuan tersebut.

"Lewat labelisasi ini, orang tahu mana KOM dan tidak," jelasnya.

Selain dapat diketahui lanjutnya, labelisasi dapat dijadikan sebagai penilaian dalam memperbaiki data yang ada di pemerintahan. Sehingga ada peran dan pengawasan dari masyarakat termasuk mengetahui keadaan yang riil dari masing-masing KPM.

Dalam melabelisasi ini sebutnya, Kecamatan Pringgasela yang pertama melakukannya di Lombok Timur. Ia memastikan kecamatan lain agar segera menyusul.

"Hal itupun untuk menjawab pertanyaan yang sering dilontarkan di masyarakat tentang ketidaktepatan sasaran dari program bantuan sosial ini," katanya. (zaa) 

Posting Komentar

0 Komentar