Jejak Terkini

Dewan Sebut Dispar Belum Mampu Kembangkan Potensi Wisata Lotim

H Daeng Paelori

SELONG
--Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk sektor pariwisata di Lombok Timur masih tergolong rendah. Diduga penyebabnya karena Dinas Pariwisata setempat tidak mampu mengembangkan potensi yang ada.

Wakil ketua DPRD Lotim, H Daeng Paelori mengatakan, sejauh ini pihaknya belum melihat kinerja Dinas Pariwisata secara maksimal. Padahal jika dilihat dari potensi pariwisata yang ada, seharusnya semakin menggeliat dan memberikan dampak positif kepada masyarakat.

“Saya belum lihat hasilnya dari sektor pariwisata ini,” sebutnya, Rabu (2/12).

Sadar dengan potensi yang tidak tergarap maksimal, pihaknya pun mengaku telah memanggil dinas terkait. Sayangnya, saat dipanggil, Dispar melontarkan alasan klise, yakni anggaran.

Bagi Paelori, ia sangat maklum dengan kondiai pandemi virus Corona. Pandemi ini sangat berdampak bagi banyak sektor, termasuk pariwisata. Namun demikian, alasan ini tidak lantas membuat Dispar Lotim harus berdiam diri.

“Saya rasa banyak inovasi-inovasi yang harus dilakukan, bukan hanya diam saja,” tegasnya.

Ia juga katakan, pentingnya untuk menyusun rencana induk pariwisata daerah Lombok Timur. Hal ini bisa berguna memancing dana dari pusat dan para investor.

Ia jelaskan, pemerintah pusat juga tidak akan memberikan dana secara parsial. Namun terintegrasi dan harus jelas desainnya. Jikalau tidak mampu dikerjakan oleh pemerintah saat ini, dapat menjadi pedoman masa pemerintahan berikutnya.

“Coba dilihat daerah yang lain seperti di Lombok Barat, mereka punya rencana induk pariwisata mereka dapat gelontoran dana dari pusat,” katanya.

Ia sendiri meminta, untuk OPD terkait hendaknya terus berinovasi. Dispar Lotim juga harus mampu menarik investor.

“Kecekatan dan kreativitas OPD terkait penting untuk menggandeng para investor,” tutupnya. (zaa)

Posting Komentar

0 Komentar