728x90

ad

Sultan Djorgi: Kalau Mau Ngebut, di Sirkuit Aja

WAWANCARA: Aktor Sultan Djorgi saat diwawancara di sela-sela peluncuran Program Solah Satlantas Polres Lobar.

GERUNG
--Peluncuran Program Sosialisasi dan Silaturrahmi (Solah) yang digawangi Satlantas Polres Lombok Barat dihadiri aktor kenamaan Sultan Djorgi. Dalam peluncuran program ini juga menghadirkan komunitas klub motor. 

Kasat Lantas Polres Lombok Barat Iptu Rita Yuliana mengatakan, program ini didesain sesuai dengan situasi kondisi saat ini. Tujuannya untuk lebih melakukan tindakan simpatik.

“Solah ini dalam bahasa Sasak Lombok ini artinya bagus, agar lebih diterima baik oleh masyarakat,” ungkapnya, Sabtu (14/11).

Program Solah ini sendiri dirancang untuk bisa lebih simpatik dalam pelaksanaan tugas Satlantas Polres Lombok Barat. model pendekatan program ini lebih mengedepankan komunikasi dan edukasi. Dimana sasarannya yakni semua komunitas yang ada di Lombok Barat.

Program Solah, bebernya, tidak lebih sebagai sarana komunikasi. Dimana di dalamnya Satlantas Polres Kobar bisa mensosialisasikan tentang tertib dalam berlalulintas dan mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

“Jadi segala aktivitas di jalan raya juga mematuhi protokol kesehatan. Karena itu, dihimbau untuk lebih disiplin dalam berlalulintas dengan tetap mematuhi protocol covid–19,” ucapnya.

Terkait dengan peluncuran Program Solah, Kapolres Lombok Barat AKBP Bagus S Wibowo mengatakan, tujuan program ini bagaimana caranya mengajak masyarakat lebih tertib berlalulintas.

“Upaya Polres Lombok Barat dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang tertib berlalulintas dan mulai hari ini sudah mulai dilaunching di Mapolres Lobar,” ujarnya.

Menurutnya, melibatkan komunitas ataupun mitra kerja Polri khususnya di bidang lalulintas. Dengan dilibatkannya para mitra ini setidaknya bisa bersama-sama memberikan edukasi, pemahaman kepada masyarakat.

Sementara itu, aktor tampan Sultan Djorgi di hadapan komunitas motor berpesan, dalam berkendara harus safety. Selain itu, tidak mengganggu pengguna jalan yang lain.

“Saya juga anak motor dan sependapat dengan apa yang telah disampaikan oleh Bapak Kapolres Lobar, bahwa dalam berkendara itu harus safety driving,” ujarnya.

Karena banyak anak-anak muda sekarang berkendara secara ugal-ugalan, Sultan menegaskan selain harus safety, juga dalam berkendara  tidak mengganggu pengendara yang lain.

“Sebaiknya yang tergabung dalam komunitas tidak mengkotak-kotakkan komunitas yang bisa menyebabkan perselisihan perkelahian. Lebih baik mengarahkan komunitas pada kegiatan positif seperti kegiatan sosial (baksos dsb) dan saya juga sebagai ketua komunitas MDM Motor Sport beranggotakan hingga 1.600 personel,” tuturnya.

Tak hanya itu, ia juga mengingatkan agar tidak kebut-kebutan di jalan raya. Tindakan ini disebutnya merugikan diri dan orang lain.

Jika ingin ngebut, Sultan menyebut jalan raya bukanlah tempatnya, tapi di lintasan sirkuit. Karena itu, semua peserta yang hadir dalam peluncuran program itu hendaknya memberi edukasi terkait keselamatan berlalu lintas, terutama kepada para pemuda. (jl)

Posting Komentar

0 Komentar