Jejak Terkini

Antisipasi Dampak La Nina, Pemda Gelar Rapat Koordinasi

RAKOR: Jajaran Pemkab Lobar bersama Forkominda setempat menggelar rakor.menybut ancaman dampak La Nina.

GERUNG
–Sekretaris Daerah Lombok Barat (Lobar) H Baehaqi membuka rapat koordinasi (rakor) Kesiapsiagaan dan Antisipasi Dampak La Nina di Kabupaten Lombok Barat. Rapat digelar di Ruang Jayengrana Kantor Bupati Lobar, Senin (9/11).

Sekda Lobar H Baehaqi saat memimpin rakor mengatakan, dalam rakor ini membahas bagaimana menghadapi kesiapsiagaan dalam rangka menghadapi bencana. Hanya saja, pihaknya berharap agar bencana La Nina tidak terjadi.

Dalam rangka kesiapsiagaan ini perlu ada zona atau peta di saat terjadi bencana. Dengan demikian, maka mobilisasi alat maupun sumber daya yang lain akan bisa cepat dan tepat sasaran.

"Tentu ini yang kita rumuskan besok secara teknis pada rapat lanjutan," tuturnya.

Dampak La Nina menurut perkiraan dari BMKG tidak sampai Desember saja. Bahkan La Nina diperkirakan berlangsung hingga di bulan Juni.

"Bagaimana nanti kekuatan kita dari SDM, logistik dan peralatan, semuanya harus terorganisir," terangnya.

Sementara itu, Kalak BPBD Lobar Mahnan menyampaikan, secara teknis bahwa perspektif bencana ada tiga. Mulai dari sebelum terjadi bencana, pada saat terjadi bencana dan setelah terjadi bencana.

"Sebelum terjadi bencana kita gunakan untuk solidasi. Tindak lanjut dari pertemuan ini, kita akan melakukan metigasi baik itu potensi rawan bencana dan sejauh mana kesiapan kita baik itu personil, peralatan dan logistik," katanya.

Sebagai informasi kata dia, semenjak cuaca penghujan mulai turun di Lombok Barat, sudah berapa bencana yang dialami. Sebut saja seperti angin pitung beliung dan tanah longsor serta banjir.

Untuk mengantisipasi bencana alam yang terjadi di Kabupaten Lombok Barat, pihak Pemda akan menyiapkan posko induk selama potensi ancaman penomena La Nina ini. (and)

Posting Komentar

0 Komentar