Sekotong Semakin Terkenal, Kini Berdiri Hotel Samara Hill

INDAH: Beginilah sisi lain keindahan alam yang akan menjadi daya tarik Hotel Samara Hill di kawasan Nambung.

GERUNG
--Keindahan pantai di kawasan Sekotong Lombok Barat sudah terkenal sejak dulu. Berkat keindannya, kini di Sekotong sedang dibangun Hotel Samara Hill.

Guna mendukung berbagai fasilitas penunjang untuk mengembangkan kepariwisataan, Bupati Lombok Barat, H Fauzan Khalid meninjau lokasi pembangunan hotel tersebut, Selasa, (20/10). Hotel ini berdiri di kawasan Nambung, Desa Buwun Mas, Kecamatan Sekotong.

"Kita turun ngecek keseriusan untuk  pembangunan Hotel Samara Hill. Karena PT. Lombok Torok Development ini sudah mengekspose ke kita dan Alhamdulillah berjalan baik, kemudian izin pembangunannya kita keluarkan," ujarnya.

Fauzan menyebut, luas tanah tempat dibangunnya Hotel Samara Hill ini 15 hektar dan 15 hektarnya lagi akan dibangun kawasan agrowisata. Di sisi lain kualitas hotel yang akan dibangun merupakan hot kelas bintang lima.

Karena itu, ia berharap proses pembangunan hotel ini lancar. Selain itu, masyarakat sekitar juga memberikan dukungan terhadap proses pembangunan tersebut.

Bagi Fauzan, dengan keberadaan hotel itu, paling tidak menimbulkan efek domino bagi masyarakat. Di lain sisi, hadirnya hotel ini menjadi momentum kebangkitan pariwisata Sekotong.

Sementara itu, perwakilan investor Samara Lombok Agung Parmawangsa mengatakan, di kawasan Nambung di wilayah Lombok Barat ini akan dibangun hotel, villa dan agrowisata dengan luas 30 hektar dan 38 hektar berada di wilayah Lombok Tengah. 

"Investor kita yang akan membangun ini sebanyak 87 investor dari 15 negara dan terbesar dari Swedia dan Inggris," katanya.

Di tempat yang sama, pelaku pariwisata Sekotong, H Abdul Majid mengaku sangat mengapresiasi dan mendukung proses pembangunan tersebut. Dukungan yang diberukan sepanjang mengakomodir kearifan lokal dan tidak merugikan masyarakat. 

"Wilayah kita Nambung ini zonasi wilayah yang berbatasan langsung dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika yang menjadi penyangga nomor dua. Ini tentu akan memberikan efek domino terhadap masyarakat yang terlibat dalam kepariwisataan," katanya.

H. Abdul Majid yang akrab dipanggil Loezawa ini juga menyebut kawasan Sekotong dan Lembar adalah masa depan pariwisata Lombok Barat. Terlebih lagi dengan adanya KEK Mandalika. 

"Dari posisi global kita sudah diuntungkan oleh Bali, KEK Mandalika Kuta dan Pulau Komodo di Nusa Tenggara Timur (NTT)," akunya.

Loezawa yang juga anggota DPRD Lobar Fraksi PPP dapil Sekotong-Lembar ini mengaku, Pemerintah Lombok Barat telah hadir memberikan kontribusi nyata di dalam percepatan pembangunan Hotel Samara Hill. Nantinya ini menjadi daya dukung untuk kemajuan pariwisata khususnya Sekotong dan Lembar. (jl)

Posting Komentar

0 Komentar