Jejak Terkini

IPM Lotim Masih Nongkrong di Nomor Buncit

 HM. Sukiman Azmy

SELONG
--Kemajuan daerah berdampak pada indeks pembangunan manusia atau human development indeks (HDI). Untuk mencapai hal tersebut terbilang tak mudah. Hal itu yang tengah dialami oleh Pemkab Lombok Timur. 

Bupati Lombok Timur, HM Sukiman Azmy menyebut kondisi IPM di bumi Patuh Karya cukup memperihatinkan. Ini karena masih berada di posisi buncit yakni 9 dari 10 kabupaten dan kota di NTB.

"Kita berada di urutan ke sembilan, dan ini cukup memperihatinkan," kata HM Sukiman Azmy, di depan Wakil Gubernur NTB, Hj Sitti Rohmi Djalilah, di acara peluncuran program Posyandu Keluarga, Selasa (13/9).

Untuk meningkatkan rangking ini, menurut dia, perlu upaya besar dan terintegrasi antara program yang satu dengan lainnya. Langkah itu, harus dilakukan secara komprehensif agar dapat mendapat mendongkrak kondisi yng saat ini.

Lantaran itu, dia meminta dukungan kepada Pemprov NTB untuk membantu agar dapat diwujudkan dalam waktu yang tak terlalu lama. 

Lombok Timur ini, papar Sukiman, memiliki penduduk yang paling besar yakni seperempat dari penduduk NTB. Karena itu membutuhkan perhatian lebih, dari pemerintah setingkat di atasnya. 

"Untuk mohon bantuan Pemprov NTB untuk memberikan bantuan dari semua aspek baik infrastruktur, pendidikan, sosial, dan aspek kemasyarakatan lainnya," pintanya.

Kepala Desa Mendana Raya, Suparman, di kesempatan tersebut mengapresiasi langkah program yang diambil oleh Bupati Lombok Timur, HM Sukimn Azmy. Apresiasi itu terutama dalam pelayanan adminduk.

Dulu, kata Suparman, pelayanan adminduk memakan waktu yang cukup lama. Untuk mengurus KPT saja, harus berdesakan dari pagi sampai dengan sore hari. Namun menurutnya, harus ia lakukan untuk menjamin kepemilikan identitas masyarakatnya yang telah disediakan oleh negara. 

"Tapi sekarang ini cepat, cukup kita ke Kantor Camat sudah bisa mengurus semuanya yang berkaitan dengan adminduk," tandasnya. (cr-sy)

Posting Komentar

0 Komentar