728x90

ad

Kelompok Wanita Tani Didorong Tetap Produktif

PANEN: Ketua TP-PKK NTB, Hj Niken Widiyawati Saptarini saat mengikuti acara panen serentak.

MATARAM
--Menyambut perayaan Hari Tani Nasional (HTN), Kementerian Pertanian RI menggelar panen serentak Pekarangan Pangan Lestari (P2L). 

Dalam kesempatan kali ini, Kelompok Wanita Tani (KWT) Flamboyan Kelurahan Pagutan Kota Mataram yang diajukan sebagai lokasi panen serentak nasional wilayah NTB, Kamis (24/9).

Panen serentak P2L merupakan strategi yang dilaksanakan Kementerian Pertanian untuk optimalisasi lahan dan pekarangan. Caranya dengan menanam tanaman pangan untuk kebutuhan rumah tangga.

Ketua TP PKK NTB, Hj Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan. Ia juga mengapresiasi kekompakan KWT Flamboyan karena kegiatan tersebut bisa menjadi inspirasi lebih berguna pada masa pandemi covid-19.

"Tentu saja ada kesulitan-kesulitan yang harus kita hadapi akibat pandemi ini. Namun hari ini kita berada di sini untuk sama-sama melaksanakan panen serentak. Artinya apa yang dilakukan oleh ibu-ibu di KWT Flamboyan Ini adalah sebuah contoh inspirasi kesuksesan keteguhan dan ketangguhan ibu-ibu untuk tetap melakukan kegiatan dengan bergotong-royong,” ungkapnya.

Niken berharap agar kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi KWT lainnya agar kembali mengaktifkan kegiatan berkebun. lewat cara ini dianggap bisa menghasilkan karya nyata di masa pandemi Covid-19.

“Saya harap ini menjadi inspirasi untuk kelompok wanita tani di manapun yang ada di NTB untuk kembali mengaktifkan kegiatan ini," sebutnya. 

Selama masa pandemi, ungkapnya, semua orang dibuat lebih banyak waktu berada di rumah. Kesempatan ini harus digunakan sebaik-baiknya bersama dengan orang-orang terdekat dengan hal-hal yang positif.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB, Drs. H. Fathul Gani menyampaikan laporan singkat bahwa KWT Flamboyan sudah selesai diberikan penilaian untuk mengikuti lomba nasional. Ada dua yang diajukan dari NTB, yang pertama adalah KWT yang merupakan bantuan pemerintah melalui P2L diwakili oleh KWT Flamboyan Kelurahan Pagutan  Mataram. Kemudian yang kedua merupakan kelompok swadaya yang tidak diintreversi pemerintah dan diwakili oleh kelompok Hijau Berseri di Kabupaten Lombok Tengah.

“Banyak kendala di lapangan, apalagi kita masuk musim kemarau dimana air berkurang. Kemudian hal-hal lain termasuk virus ini," ujarnya. (jl)

Posting Komentar

0 Komentar