728x90

ad

Kadis DPMPTS Lotim Penuhi Panggilan Polisi

DIPANGGIL POLISI: Kepala DPMPSP Lombok Timur, Muksin dipanggil polisi terkait rencana pembangunan tambak udang di Suryawangi.

SELONG--Polres Lombok Timur akhirnya memanggil Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Lombok Timur, Muhsin. Ia dipanggil kaitannya dengan sengkarut persoalan tambak udang Suryawangi, Kecamatan Labuan Haji, Rabu (23/9).

Pemanggilan tersebut didasarkan atas  munculnya surat rekomendasi yang sebelumnya dilaporakan oleh Aliansi Rakyat Merdeka (ARM) tentang pertambakan.

Pantauan JEJAK LOMBOK, Muksin memenuhi panggilan polisi sekitar pukul 10.30 WITA. Saat tiba di Mapolres Lotim, ia  langsung naik ke lantai dua gedung Satreskrim. Tak lama berselang, Muksin lalu menuju ruangan Unit II tindak pidana korupsi. 

Ada sekitar sejam lebih Muksin dalam pemeriksaan polisi. Ia baru keluar dari ruang tersebut sekitar pukul 11.30 WITA.

Selepas menjalani pemeriksaan, Muksin kontan jadi obyek kejaran wartawan. Ia dicecar berbagai pertanyaan terkait obyek materi pemeriksaan.

Kepada awak media, Muksin mengaku datang ke Mapolres Lotim sebagai warga negara taat hukum. Ia datang untuk memenuhi panggilan polisi terkait sengkarut polemik perizinan tambak udang Suryawangi.

Selama dalam pemeriksaan, jelasnya, ia ditanyakan terkait masalah rekomendasi tambak udang tersebut. Termasuk pula mengenai perda RTRW.

Kepada penyidik, Muksin memberi keterangan terkait surat rekomendasi yang telah keluar. Hanya saja, ia mengaku sejauh ini belum ada ijin keluar.

Kepala Unit II Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Lombok Timur, M. Toni Prio H membenarkan bahwa pihaknya telah melakukan pemanggilan terhadap pimpinan OPD tersebut. Dalam pemanggilan itu, pihaknya hanya meminta keterangan atas kejadian yang dimaksud. 

"Kami minta keterangan saja," jelasnya. (jl)

Posting Komentar

0 Komentar